89 Ekor Trenggiling gagal diselundupkan ke luar negeri – ArenaDewa.com

ArenaDewa.comPolres Bengkalis menangkap empat pria yang membawa 89 ekor hewan dilindungi jenis Trenggiling. Hewan itu dimasukkan dalam karung dan keranjang. Hewan itu akan diselundupkan ke luar negeri melalui jalur perairan. Penangkapan dilakukan polisi ketika pelaku melintas di Jalan Sudirman Sungai Siput kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis Riau.

“Trenggiling ini dibawa dari Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan ke perbatasan Bengkalis menuju Kotamadya Dumai, kemudian akan dijemput di pelabuhan tikus oleh pelaku lainnya,” ujar Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono kepada ArenaDewa.com Senin (13/2).

Dijelaskan Wicak, keempat pelaku yakni Jhony Irawan (42), Rohimin (39), Fasko Buana (49), dan Supriyono (32) merupakan warga Kecamatan TuguMulyo Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

“Barang bukti yang disita dari mereka yakni 2 unit mobil yang bermuatan 89 Trenggiling yang dimasukkan dalam karung tersebut, 6 buah keranjang,” ucap Wicak.

Mereka ditangkap saat polisi melaksanakan patroli dan melintas di Jalan Sudirman, tepatnya di Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil. Polisi menemukan satu unit mobil jenis kijang Innova warna silver Nopol BG 1246 MW dalam keadaan berhenti dan mencium aroma mencurigakan.

“Lalu petugas melihat ke dalam mobil ditemukan adanya hewan jenis Trenggiling. Selanjutnya ke 4 pelaku dan Barang bukti tersebut diamankan dan di bawa ke polsek Siak kecil untuk penyelidikan selanjutnya. Saat ini 4 orang pelaku dan 2 unit mobil jenis innova berikut hewan Trenggiling di bawa menuju Polres Bengkalis,” terang Wicak.

Kini, polisi melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam di Pekanbaru untuk mengamankan dan penyerahan hewan jenis Trenggiling. Polisi juga melakukan penyidikan terhadap pelaku.

“Akibat perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b UU RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem,” ucap perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini. [noe]

Dulu ketinggian air capai 1 meter, kini Pasar Baru bebas banjir – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comProgram penanggulangan banjir Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali diuji. Beberapa hari terakhir, Jakarta kembali diguyur hujan deras. Biasanya, sejumlah titik-titik langganan banjir tergenang air dengan ketinggian bervariasi.

Namun, tampaknya program tersebut mulai menunjukkan hasil. Kawasan rawan banjir seperti di Jalan Pintu Besi Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dahulu jika hujan deras terjadi dalam beberapa hari, kawasan ini kerap tergenang air dengan ketinggian 50-60 centimeter.

Bahkan, permukiman warga di Gang Mandor 1-7 yang berada di sepanjang Jalan Pintu Besi, ketinggian air bisa mencapai pinggang orang dewasa pada awal 2015. Akan tetapi, dalam sepekan terakhir kawasan ini bebas dari banjir.

Gang Mandor Pasar Baru 2017 ArenaBerita.com“Banjir selalu di Jalan Pintu Besi Baru. Gang Mandor 1-7. Apalagi Hotel Lautze,” kata salah seorang warga Nur Fauzi (27) saat berbincang dengan ArenaBerita.com, Minggu (12/2)

Fauzi mengatakan program normalisasi dengan mengeruk dan membangun sheet pile (dinding turap) secara bertahap membuat pemukimannya tidak lagi kebanjiran. “2016 Enggak ada. 2017 enggak juga. Got doang penuh tapi enggak sampe ke jalan,” terangnya.

Dia bercerita, dulu sebelum Jakarta dipimpin Joko Widodo dan Basuki T Purnama, banjir di tempat tinggalnya bisa mencapai lebih dari 1 meter. Ketinggian itu telah sampai atap rumah. “Malah dulu pernah sampai atap. Rata-rata banjir sebelum dikeruk. Sebelum Jokowi Ahok jabat,” tutur Fauzi. [ded]

Walau diguyur hujan deras, Gunung Sahari kini aman dari banjir – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comDua hari kemarin Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengklaim program penanggulangan banjir yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta cukup berhasil membebaskan sejumlah kawasan dari banjir.

Merdeka.com melakukan penelusuran ke sejumlah daerah yang kerap tergenang kala hujan melanda Jakarta, semisal kawasan Gunung Sahari. Sejak dulu, tiap hujan deras, Jalan Gunung Sahari Raya menjadi salah satu titik banjir parah di Jakarta Pusat.

Salah seorang warga bernama Muhammad Nali (56) mengatakan sejak 2016 hingga Februari 2017, kawasan Gunung Sahari tidak lagi tergenang air. Biasanya, setiap hujan deras anak kali Ciliwung yang berada dekat Jalan Gunung Sahari selalu meluap dan menggenangi jalan hingga ketinggian 50 centimeter.

Kondisi Jalan Gunung Sahari dan anak kali Ciliwung usai dibangun turap 2017 ArenaDewa.com/Wajik Bastian.“Depan jalan berapa hari enggak banjir. Gunung Sahari depan Ramayana banjir. Gunung Sahari dari 2016 enggak banjir, jalanan enggak,” kata Nali saat ditemui di lokasi, Minggu (12/2).

Tidak jarang, tingginya genangan membuat kendaraan mogok dan tidak berani melintas di jalan tersebut. Nali menjelaskan, kawasan Gunung Sahari tidak lagi tergenang sejak Pemprov DKI melakukan normalisasi kali dengan mengeruk dan membangun dinding turap di anak kali Ciliwung pada 2015.

Kondisi Jalan Gunung Sahari dan anak kali Ciliwung usai dibangun turap 2017 ArenaDewa.com/Wajik Bastian.“Mobil mogok kalau masuk. Dikeruk, dinding turap dibangun 2015. 2016 enggak banjir,” terangnya.

Kendati demikian, kata dia, warga yang tinggal di sekitar Jalan Gunung Sahari tengah menunggu hasil program penanggulangan banjir Pemprov DKI Jakarta untuk beberapa hari ke depan. Sebab, menurutnya, beberapa hari ini hujan tidak terlalu deras.

“Memang sih musim jalan tapi belum deres banget. Banjirnya belum tahu. Kebetulan abis dikeruk,” tandas Nali. [ded]

Ini perbandingan lengkap dana Kampanye Agus, Ahok dan Anies – ArenaBerita.com

Ini perbandingan lengkap dana Kampanye Agus, Ahok dan Anies – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comKomisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi DKI Jakarta secara resmi telah menerima laporan dana kampanye dari ketiga pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta periode 2017-2022. Dari data diperoleh, tercatat ketiga pasangan calon masing-masing menerima dana sumbangan kampanye di atas Rp 60 Miliar.

“Pada dasarnya, seluruh pasangan calon penerimaan sumbangan dana kampanyenya di atas Rp 60 Miliar,” terang Komisioner KPUD DKI Jakarta, Dahlia Umar kepada awak media saat berada di kantor KPUD DKI Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (12/2).

Untuk pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono- Sylviana Murni, lanjutnya, sumbangan dana kampanye yang diperoleh sebesar Rp 68.967.750.000. Sedangkan jumlah dana pengeluaran sebesar, Rp 68.953.462.051.

“Pasangan nomor urut satu, penerimaan dana kampanye sebesar Rp 68.967.750.000. Kemudian pengeluaran total adalah Rp 68.953.462.051. Sehingga saldo yang ada di rekening khusus mereka Rp 1.984.949 dan Rp 12.303.000,” jelas Dahlia.

Sedangkan pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat tercatat memperoleh dana sumbangan sebesar Rp 60.190.360.025. Jumlah pengeluaran kampanye pasangan petahana ini sebesar Rp 53.696.961.113.

“Pasangan nomor urut dua, total penerimaan sejumlah Rp 60.190.360.025. Kemudian total pengeluaran sejumlah Rp 53.696.961.113. Saldo per tanggal 10 februari yang mereka laporkan sejumlah Rp 6.493.398.912,” ujarnya.

Sementara itu, untuk paslon nomor urut tiga Anies BaswedanSandiaga Uno, tercatat memperoleh sumbangan dana kampanye sebesar Rp 65.272.954.163. Untuk jumlah pengeluaran selama kampanye, pasangan ini menghabiskan sebesar Rp 64.719.656.703.

“Pasangan Anies-Sandi mereka total penerimaan dana kampanye sebesar Rp 65.272.954.163, sedangkan pengeluarannya sebesar Rp 64.719.656.703. Sehingga saldo di rekening mereka sebesar Rp 88.234.163 dan di rekening khusus masih tersisa Rp 465.630.297,” tandasnya.

Terkait sisa dana kampanye masing-masing calon, KPU meminta kepada ketiga pasangan calon agar menyimpan terlebih dahulu sisa dana tersebut sambil menunggu audit dan keputusan lebih lanjut dari KPUD DKI Jakarta.

“Seluruh pasangan calon ada sisa dana kampanye yang memang secara peraturan perundang-undangan tidak diatur bagaimana memperlakukan sisa dana kampanye,” kata KPU.

Namun KPUD akan mengaudit apakah ada dana tersebut berasal dari pihak yang identitasnya tidak jelas. Atau dari pencucian uang, atau dari perusahaan yang sudah dinyatakan pailit.

“Maka sumbangan itu sebenarnya akan dinyatakan tidak sah, sehingga harus dikembalikan ke negara,” jelasnya. [ian]

Kreatif, ibu di Mojokerto bikin hiasan bunga cantik dari stocking – ArenaBerita.com

Kreatif, ibu di Mojokerto bikin hiasan bunga cantik dari stocking – ArenaBerita.com

ArenaBerita.com – Stocking atau kaos kaki tipis, mungkin bagi banyak orang merupakan barang biasa yang fungsinya hanya untuk pelengkap pakaian. Tetapi anggapan itu berbanding 180 derajat bagi Tutut Litalin Suhartatik, warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto Jatim. Justru barang yang dipandang sebelah mata bagi banyak orang ini, bisa menghasilkan keuntungan belasan juta rupiah bagi dirinya.

Caranya dengan bahan bahan murah dan mudah didapat, seperti stocking kaki warna warni, kawat alumunium warna, potongan paralon berbagai ukuran, lem lilin, isolasi warna, benang jahit, tang dan gunting saja, bisa diubah jadi hiasan bunga, seperti vas, bonsai, hiasan dinding, serta bros yang indah dan cantik.

Ditemui di bengkel kerja dan pelatihan, Litalin Craft, miliknya di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan, Kamis (9/2), Tutut menceritakan, untuk membuat kerajinan bunga dari stocking sebenarnya cukup mudah. kawat alumunium warna, dibentuk lingkaran dengan cetakan potongan paralon, kemudian kedua ujungnya dililitkan menggunakan tang. kawat yang sudah terbentuk lingkaran dibungkus menggunakan stocking sesuai warna yang dibutuhkan, lalu ujunnya diikat benang jahit.

Perajin bunga di Mojokerto 2017 ArenaBerita.com

Setelah lembaran daun dan bunga sudah jadi, selanjutnya dirangkai layaknya rangkaian bunga berbagai jenis, sesuai permintaan.

“Kreasi yang kita buat sesui dengan tren dan permintaan pelanggan, misalnya produk vas bunga, jenisnya kita pilih sesuai selera pembeli. Seperti bunga sepatu, bunga tulip, bunga anggrek, bunga kamboja dan bunga mawar,” kata Tutut.

Ibu tiga anak ini menjelaskan, kerajinan ini digeluti sejak 2 tahun lalu. Bahkan sekarang dia bisa memberdayakan dan melatih 10 ibu rumah tangga untuk membantu proses produksinya.

“Dulu belajar dari social media (sosmed), sekarang sudah bisa menghasilkan ratusan jenis hiasan bunga. Pesanan pun, tidak hanya lokal Mojokerto saja, tapi sudah keluar kota bahkan luar pulau, seperti Palu dan Kalimantan. untuk harga kita bandrol sesuai dengan besar kecilnya bunga dan tingkat kerumitanya. paling murah Rp 100.000 per unit dan paling mahal Rp 500.000 rupiah,” jelas Tutut.

Selain melayani pelanggan, tambah Tutut, momen menjelang valentine seperti ini permintaan bunga mawar merah meningkat. Jumlah permintaan sekarang ini meningkat drastis dibandingkan momen yang sama tahun lalu.

“Permintaan setangkai bunga mawar merah meningkat drastis. tahun lalu momen yang sama sekitar 100 tangkai mawar merah, tapi sekarang permintaan sudah dua kali lipat. Per tangkai bunga mawar merah ini dihargai Rp 12.000 rupiah,” terangnya.

Bersama ibu-ibu lain, Tutut ingin mengembangkan kerajinan bunga stocking. Bahkan dia juga mulai menyiapkan ruangan kusus, untuk pertemuan dan pelatihan bagi warga sekitar tempat tinggalnya, yang mau menggeluti kerajinan ini.

“Keinginan saya, tidak hanya kerajinan bunga stocking, saja. Tapi juga kerajinan yang lainnya yang bernilai tinggi. Selain itu, berharap Pemerintah Daerah terus membantu untuk pengembangan pemasarannya,” pungkasnya. [cob]

11 Desa di Kabupaten Bogor terisolir, tak dilewati angkot – Arenaberita.com

11 Desa di Kabupaten Bogor terisolir, tak dilewati angkot – Arenaberita.com

Arenaberita.comGuna mempermudah dan mempercepat proses pertumbuhan ekonomi di daerah terisolir namun masuk dalam kawasan strategis, Pemkab Bogor memberikan bantuan 11 unit angkutan umum jenis minibus ke 11 desa yang ada di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan bantuan mobil angkutan tersebut merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai sarana transportasi kendaraan yang tidak ada angkutan trayek, dan juga membuka daerah yang terisolir.

“Sehingga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di beberapa desa yang sesungguhnya masuk kawasan strategis, namun belum memiliki trayek angkutan umum dan juga digunakan para anak untuk bersekolah serta mengangkut hasil pertanian,” kata Nurhayanti, Kamis (9/2).

Ia menjelaskan, angkutan tersebut nantinya dikelola desa yang sudah berdiri Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Pihaknya juga menjamin, masyarakat yang hendak memanfaatkan angkutan tersebut untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi tidak dipungut biaya.

“Nanti angkutan tersebut dikelola oleh Bumdes di desa masing-masing dan masyarakat yang mengunakan angkutan tersebut tidak dikenakan biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Edi Wardani mengatakan pihaknya akan menambah mobil angkutan ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Bogor.

“Program pembagian 11 unit angkutan desa ini rencananya akan terus dilakukan secara merata di seluruh desa. Tahap pertama untuk 11 desa dulu, yang kemudian kita akan evaluasi terkait keberadaan angkutan tersebut efektif atau tidak agar bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan dan perdampingan terkait bantuan 11 unit minibus di 11 desa itu. Adapun penerima sebelas desa tersebut yakni Desa Kiara Pandak, Desa Cisarua, Desa Cileksa, Desa Pasir Mandang, Desa Kiara Sari yang ada di Kecamatan Sukajaya, sedangkan Desa Benteng, Desa Tegal Waru di Kecamatan Ciampea, Desa Purasari dan Desa Pabangbong Kecamatan Leuwiliang, Desa Banyu Asih Kecamatan Cigudeg, Desa Sirna Rasa Kecamatan Tanjung Sari.

“Saya harap jangan sampai angkutan ini digunakan untuk kepentingan politik, baik itu kampanye atau operasional partai tertentu,” pungkasnya. [cob]

Tak mampu bayar ongkos pijat, pemuda ini bunuh terapis – ArenaBerita.com

Tak mampu bayar ongkos pijat, pemuda ini bunuh terapis – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comHanya gara-gara kekurangan uang Rp 20 ribu, Rahmadani Nizar Syahputra (19), gelap mata. Warga Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), ini tega menghabisi dan merampok Suriani Kaliyem alias Ica (30), terapis pijat tradisional menagih uang jasa kepadanya.

Perbuatan Rahmadani terbongkar setelah polisi menangkap dua penadah barang dirampas dari korban. “Setelah kita dapat penadahnya, kita kejar tersangka RD. Dia kita tangkap tadi malam di Pematang Siantar, di rumah keluarganya,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kamis (9/2).

Rahmadani melakukan pembunuhan terhadap Suriani Kaliyem alias Ica di ruko Pijat Tradisional Rezeki, Jalan Pasar V, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, Senin, 23 Januari lalu. Dia mencekik kemudian menutup wajah perempuan warga Jalan Karya Budi, Medan Johor, itu dengan kasur.

“Tersangka RD membunuh karena uangnya kurang, akhirnya ribut dan cekcok dengan terapisnya. Dicekik akhirnya meninggal dunia,” jelas Sandi.

Tak hanya membunuh, Ramadhani kemudian mengambil benda berharga milik korban, seperti sepasang anting, 2 bentuk cincin belah rotan, sebentuk gelang, dompet bermotif batik, 1 unit hp Blackberry, 1 unit tablet Advance, dan ponsel Nokia. Selain itu, dia juga mengambil uang tunai Rp 1,47 juta milik korban.

Setelah membunuh dan mempreteli harta berharga milik korban, Ramdhani kabur dengan sepeda motor Supra Fit BK 5081 OW. Sementara jasad Suriani ditemukan warga pada Selasa , 24 Januari dinihari lalu.

Temuan jasad perempuan itu kemudian diselidiki polisi, hingga akhirnya Ramadhani ditangkap di rumah keluarganya di Pematang Siantar. “Ketika ditangkap, tersangka mencoba melarikan diri, sehingga kita melakukan tindakan tegas terukur. Kaki tersangka ditembak,” jelas Sandi.

Sementara Ramadhani mengaku melakukan pembunuhan itu karena uangnya kurang untuk membayar uang pijat Rp 80.000. “Uangku kurang Rp 20 ribu,” katanya.

Harta benda yang dirampasnya dari korban sempat dijual. “Hasilnya untuk beli sabu-sabu,” akunya.

Terkait pengakuan Ramadhani soal hasil kejahatan dibelikan sabu-sabu, Kapolrestabes Medan, Sandi Nugroho, kembali mengingatkan warga untuk turut memberantas peredaran narkotika. “Sebab, 70 persen kejahatan ada keterkaitannya dengan pengguna dan pemakai sabu-sabu,” imbau Sandi. [ang]

Posko FPI Dilempari Bom Molotov – Arenaberita.com

arenaberita – Sekretaris jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin mengatakan, rumah Wawan juga merupakan posko FPI. Ia menduga pelaku pelemparan bom molotov tersebut adalah seorang komunis.

“FPI kan garda terdepan memerangi komunis, kemungkaran, aliran sesat, penistaan agama, ya biasa kalau teror-teror itu ditujukan langsung kepada FPI sendiri,” ujar Novel saat dikonfirmasi, Rabu (8/2).

Novel menuturkan, setidaknya sudah ada tiga kasus pelemparan bom molotov yang dialamatkan kepada FPI. Novel pun tak heran karena ormasnya tersebut getol memerangi kebangkitan paham komunis di Indonesia.

“Kalau untuk bom molotov sudah tiga kali. Pertama di posko DPC FPI Pasar Rebo, kemudian Posko di Cimanggis Depok, kemudian ini majelis taklim ustaz nih. Dilempar cuma gara-gara ustaz ini simpati dengan perjuangan FPI malah dilemparin gitu,” ucapnya.

Menurut Novel, pihaknya saat ini sedang meningkatkan kewaspadaan dan memperketat penjagaan posko-posko dan rumah pentolan FPI untuk mengantisipasi kejadian serupa. “Memang sudah difungsikan setiap anggota FPI untuk mengawal kiai dan ustaz-ustaz gitu, memang tugas kita,” kata Novel.

FPI Ngotot Unjuk Rasa pada 11 Februari Meski Polisi Sudah Mengancam – Arenaberita.com

arenaberita – Meski polisi ancam akan membubarkan, Front Pembela Islam tegaskan tetap berpartisipasi pada unjuk rasa 11 Februari 2017.
Forum Umat Islam telah melayangkan surat pemberitahuan yang isinya, bakal menggelar aksi jalan sehat #Spirit212 tegakkan Al Maidah. Titik aksi dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Monumen Nasional.

Sekjen Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam Jakarta, Habib Novel Bamukmin menegaskan, aksi tetap dilakukan, meski ada imbauan dari kepolisian akan dibubarkan.
Novel mempertanyakan, alasan kepolisian melarang aksi unjuk rasa. Novel mengatakan, Minggu tenang jelang Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017, berlangsung pada 12-14 Februari.

“Kita akan tetap laksanakan. Alasan polisi apaan? Kan’ bukan hari kerja. Alasan polisi apaan? Dan kita bukan untuk daripada dukung mendukung, kecuali jika kita pendukung salah satu calon, boleh (polisi bubarkan),” ujar Novel saat dihubungi, Selasa (7/2/2017).

Novel menambahkan, FUI berhak menyelenggarakan aksi tersebut karena dilindungi Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang menyampaikan pendapat di muka umum.
Novel memastikan, aksi tersebut juga merupakan aksi damai dan tidak akan mengganggu masyarakat.

“Justru kita turun aksi sesuai dengan konstitusi negara dan kita aksi pun super damai,” ucap Novel.

Aksi 112 diselenggarakan untuk mengingatkan agar penegak hukum menegakkan keadilan dalam kasus penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
“Yang tidak diperbolehkan adalah dukung mendukung, dan itu baru jadi urusan polisi. Tapi kan kita hanya aksi mengingatkan, mengawal, menjaga ulama, membela ulama, minta ditegakkan keadilan,” ucap Novel.

Sebelumnya, ada larangan dari kepolisian untuk menggelar aksi pada Sabtu (11/2/2017). Pihak kepolisian tak mengizinkan atau tidak menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan. Hal itu didasari informasi yang diterima kepolisian dari intelijen.

“Kami sampaikan bahwa kami Polda Metro Jaya melarang kegiatan long march tersebut. Sekali lagi kami Polda Metro Jaya melarang karena ada aturan yang menyatakan larangan itu,” Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan di lingkungan lapangan Time Futsal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/2/2017).

Wiranto Bakal Lakukan Hal Ini Jika Aksi FPI Ngotot Demo 112 Tetap Berlangsung – Arenaberita.com

arenaberita – Menurut dia, aksi yang berlangsung saat masa tenang jelang hari pencoblosan Pilkada DKI itu menyalahi aturan.

“Yang pasti bahwa Minggu tenang itu tidak ada lagi diizinkan lagi pengerahan massa di tempat umum,” ujar Wiranto kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/2/2017).

Wiranto mengaku, apabila masyarakat akan tetap melakukan unjuk rasa, aparat akan melakukan penindakan.

“Jadi jangan disalahkan aparat keamanan yang kita salahkan adalah ke yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya beredar informasi, adanya ajakan melakukan unjuk rasa yang dinamai dengan Aksi Bela Ulama. Rencana aksi tersebut akan dilakukan 11, 12 dan 15 Februari.

Adapun 39 organiasi kemasyarakatan (ormas) berserta Front Pembela Islam (FPI) akan melakukan unjuk rasa. Sementara tema unjuk rasa itu adalah ‘Umat Musliim Wajib Memilih Pemimpin Muslim dan Umat Muslim Haram Memilih Pemimpin Nonmuslim (Haram)’.

Sekjen Majelis Syuro DPD FPI DKI Novel Bamukmin memastikan aksi 112 akan berjalan super damai. Dia mengatakan pada Sabtu (11/2) mendatang hanya merupakan silaturahmi dari 2 aksi sebelumnya.

“Ini momennya jalan santai, artinya ajang silaturahmi yang betul-betul kita aksi super super super damai,” kata Novel di Gedung MUI, Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).

Novel mengatakan aksi yang akan digelar itu nantinya hanya berisi orasi biasa. Namun massa yang akan hadir diperkirakan tidak akan sebanyak aksi 212 lalu.