Tunggakan listrik warga Jayapura capai Rp 52 miliar – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comManajemen PLN area Jayapura mengungkapkan jumlah tunggakan rekening pelanggan di area kerja tersebut mencapai Rp 52 miliar dan didominasi oleh pelanggan umum.

“Jumlah tunggakan tersebut didominasi pelanggan umum yang persentasenya mencapai 80 persen,” ujar Manajer PLN Area Jayapura, John Yarangga seperti ditulis Antara Jayapura, Selasa (14/2).

Pihaknya terus mencoba menggunakan cara persuasif hingga melakukan bongkar kotak meter kepada pelanggan yang mempunyai tunggakan di atas tiga bulan, namun ada beberapa kendala yang ditemui di lapangan sehingga membuat hal tersebut sulit dilakukan.

“Ada pelanggan yang jumlah tunggakannya mencapai 77 lembar, ada faktor sosial yang kami pertimbangkan hingga akhirnya tunggakan pelanggakan tersebut tinggal 12 lembar,” kata dia.

Yarangga akan terus mengarahkan para pelanggan untuk mengganti meter listriknya menjadi prabayar agar jumlah tunggakan bisa terus ditekan. Mengenai jumlah tunggakan jenis pelanggan lain, dia memandang hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena pelunasannya hanya menunggu proses pembayaran saja.

“Kalau di pemerintahan jumlah tunggakan mencapai Rp 4 miliar, tapi itu karena DIPA mereka belum turun, nanti pasti tetap dibayar,” katanya lagi.

Kini di wilayah kerja Area Jayapura, PLN memiliki 159 ribu pelanggan dengan daya puncak mencapai 60 MW, sedangkan daya mampu yang dimiliki kini adalah 80 MW. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. PLN
  2. Jakarta

Salam Admin ArenaDewa ;

Kejati DKI terima SPDP terkait kasus makar Firza Husein – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comKejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Firza Husein terkait kasus dugaan makar. Saat ini, Firza masih mendekam di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok.

“Diluruskan ya, kami baru terima SPDP soal kasus makar sedangkan pornografi belum kita terima,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejagung, Waluyo kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Petugas Polda Metro Jaya menangkap Firza Husein terkait dugaan upaya makar di rumah keluarganya Jalan Makmur Jakarta Timur pada Selasa (31/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Iya tadi pagi,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto di Jakarta, Selasa.

Pengacara Firza, Aldwin Rahadian mempertanyakan langkah polisi menangkap kliennya tersebut.

Aldwin mengungkapkan sejumlah polisi mendatangi rumah keluarga Firza dan menunjukkan surat penangkapan terhadap kliennya itu. Selanjutnya, petugas membawa Firza didampingi pengacara ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Aldwin menuturkan selama ini Firza kooperatif menjalani dan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan upaya makar itu. Polisi juga tengah menangani kasus terkait Firza Husein dugaan foto bermuatan pornograsi yang tersebar melalui pesan singkat (whatsapp). [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Firza Husein
  2. Jakarta

Salam Admin ArenaDewa ;

89 Ekor Trenggiling gagal diselundupkan ke luar negeri – ArenaDewa.com

ArenaDewa.comPolres Bengkalis menangkap empat pria yang membawa 89 ekor hewan dilindungi jenis Trenggiling. Hewan itu dimasukkan dalam karung dan keranjang. Hewan itu akan diselundupkan ke luar negeri melalui jalur perairan. Penangkapan dilakukan polisi ketika pelaku melintas di Jalan Sudirman Sungai Siput kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis Riau.

“Trenggiling ini dibawa dari Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan ke perbatasan Bengkalis menuju Kotamadya Dumai, kemudian akan dijemput di pelabuhan tikus oleh pelaku lainnya,” ujar Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono kepada ArenaDewa.com Senin (13/2).

Dijelaskan Wicak, keempat pelaku yakni Jhony Irawan (42), Rohimin (39), Fasko Buana (49), dan Supriyono (32) merupakan warga Kecamatan TuguMulyo Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

“Barang bukti yang disita dari mereka yakni 2 unit mobil yang bermuatan 89 Trenggiling yang dimasukkan dalam karung tersebut, 6 buah keranjang,” ucap Wicak.

Mereka ditangkap saat polisi melaksanakan patroli dan melintas di Jalan Sudirman, tepatnya di Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil. Polisi menemukan satu unit mobil jenis kijang Innova warna silver Nopol BG 1246 MW dalam keadaan berhenti dan mencium aroma mencurigakan.

“Lalu petugas melihat ke dalam mobil ditemukan adanya hewan jenis Trenggiling. Selanjutnya ke 4 pelaku dan Barang bukti tersebut diamankan dan di bawa ke polsek Siak kecil untuk penyelidikan selanjutnya. Saat ini 4 orang pelaku dan 2 unit mobil jenis innova berikut hewan Trenggiling di bawa menuju Polres Bengkalis,” terang Wicak.

Kini, polisi melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam di Pekanbaru untuk mengamankan dan penyerahan hewan jenis Trenggiling. Polisi juga melakukan penyidikan terhadap pelaku.

“Akibat perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b UU RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem,” ucap perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini. [noe]

Walau diguyur hujan deras, Gunung Sahari kini aman dari banjir – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comDua hari kemarin Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengklaim program penanggulangan banjir yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta cukup berhasil membebaskan sejumlah kawasan dari banjir.

Merdeka.com melakukan penelusuran ke sejumlah daerah yang kerap tergenang kala hujan melanda Jakarta, semisal kawasan Gunung Sahari. Sejak dulu, tiap hujan deras, Jalan Gunung Sahari Raya menjadi salah satu titik banjir parah di Jakarta Pusat.

Salah seorang warga bernama Muhammad Nali (56) mengatakan sejak 2016 hingga Februari 2017, kawasan Gunung Sahari tidak lagi tergenang air. Biasanya, setiap hujan deras anak kali Ciliwung yang berada dekat Jalan Gunung Sahari selalu meluap dan menggenangi jalan hingga ketinggian 50 centimeter.

Kondisi Jalan Gunung Sahari dan anak kali Ciliwung usai dibangun turap 2017 ArenaDewa.com/Wajik Bastian.“Depan jalan berapa hari enggak banjir. Gunung Sahari depan Ramayana banjir. Gunung Sahari dari 2016 enggak banjir, jalanan enggak,” kata Nali saat ditemui di lokasi, Minggu (12/2).

Tidak jarang, tingginya genangan membuat kendaraan mogok dan tidak berani melintas di jalan tersebut. Nali menjelaskan, kawasan Gunung Sahari tidak lagi tergenang sejak Pemprov DKI melakukan normalisasi kali dengan mengeruk dan membangun dinding turap di anak kali Ciliwung pada 2015.

Kondisi Jalan Gunung Sahari dan anak kali Ciliwung usai dibangun turap 2017 ArenaDewa.com/Wajik Bastian.“Mobil mogok kalau masuk. Dikeruk, dinding turap dibangun 2015. 2016 enggak banjir,” terangnya.

Kendati demikian, kata dia, warga yang tinggal di sekitar Jalan Gunung Sahari tengah menunggu hasil program penanggulangan banjir Pemprov DKI Jakarta untuk beberapa hari ke depan. Sebab, menurutnya, beberapa hari ini hujan tidak terlalu deras.

“Memang sih musim jalan tapi belum deres banget. Banjirnya belum tahu. Kebetulan abis dikeruk,” tandas Nali. [ded]

Ini perbandingan lengkap dana Kampanye Agus, Ahok dan Anies – ArenaBerita.com

Ini perbandingan lengkap dana Kampanye Agus, Ahok dan Anies – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comKomisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi DKI Jakarta secara resmi telah menerima laporan dana kampanye dari ketiga pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta periode 2017-2022. Dari data diperoleh, tercatat ketiga pasangan calon masing-masing menerima dana sumbangan kampanye di atas Rp 60 Miliar.

“Pada dasarnya, seluruh pasangan calon penerimaan sumbangan dana kampanyenya di atas Rp 60 Miliar,” terang Komisioner KPUD DKI Jakarta, Dahlia Umar kepada awak media saat berada di kantor KPUD DKI Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (12/2).

Untuk pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono- Sylviana Murni, lanjutnya, sumbangan dana kampanye yang diperoleh sebesar Rp 68.967.750.000. Sedangkan jumlah dana pengeluaran sebesar, Rp 68.953.462.051.

“Pasangan nomor urut satu, penerimaan dana kampanye sebesar Rp 68.967.750.000. Kemudian pengeluaran total adalah Rp 68.953.462.051. Sehingga saldo yang ada di rekening khusus mereka Rp 1.984.949 dan Rp 12.303.000,” jelas Dahlia.

Sedangkan pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat tercatat memperoleh dana sumbangan sebesar Rp 60.190.360.025. Jumlah pengeluaran kampanye pasangan petahana ini sebesar Rp 53.696.961.113.

“Pasangan nomor urut dua, total penerimaan sejumlah Rp 60.190.360.025. Kemudian total pengeluaran sejumlah Rp 53.696.961.113. Saldo per tanggal 10 februari yang mereka laporkan sejumlah Rp 6.493.398.912,” ujarnya.

Sementara itu, untuk paslon nomor urut tiga Anies BaswedanSandiaga Uno, tercatat memperoleh sumbangan dana kampanye sebesar Rp 65.272.954.163. Untuk jumlah pengeluaran selama kampanye, pasangan ini menghabiskan sebesar Rp 64.719.656.703.

“Pasangan Anies-Sandi mereka total penerimaan dana kampanye sebesar Rp 65.272.954.163, sedangkan pengeluarannya sebesar Rp 64.719.656.703. Sehingga saldo di rekening mereka sebesar Rp 88.234.163 dan di rekening khusus masih tersisa Rp 465.630.297,” tandasnya.

Terkait sisa dana kampanye masing-masing calon, KPU meminta kepada ketiga pasangan calon agar menyimpan terlebih dahulu sisa dana tersebut sambil menunggu audit dan keputusan lebih lanjut dari KPUD DKI Jakarta.

“Seluruh pasangan calon ada sisa dana kampanye yang memang secara peraturan perundang-undangan tidak diatur bagaimana memperlakukan sisa dana kampanye,” kata KPU.

Namun KPUD akan mengaudit apakah ada dana tersebut berasal dari pihak yang identitasnya tidak jelas. Atau dari pencucian uang, atau dari perusahaan yang sudah dinyatakan pailit.

“Maka sumbangan itu sebenarnya akan dinyatakan tidak sah, sehingga harus dikembalikan ke negara,” jelasnya. [ian]

11 Desa di Kabupaten Bogor terisolir, tak dilewati angkot – Arenaberita.com

11 Desa di Kabupaten Bogor terisolir, tak dilewati angkot – Arenaberita.com

Arenaberita.comGuna mempermudah dan mempercepat proses pertumbuhan ekonomi di daerah terisolir namun masuk dalam kawasan strategis, Pemkab Bogor memberikan bantuan 11 unit angkutan umum jenis minibus ke 11 desa yang ada di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan bantuan mobil angkutan tersebut merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai sarana transportasi kendaraan yang tidak ada angkutan trayek, dan juga membuka daerah yang terisolir.

“Sehingga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di beberapa desa yang sesungguhnya masuk kawasan strategis, namun belum memiliki trayek angkutan umum dan juga digunakan para anak untuk bersekolah serta mengangkut hasil pertanian,” kata Nurhayanti, Kamis (9/2).

Ia menjelaskan, angkutan tersebut nantinya dikelola desa yang sudah berdiri Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Pihaknya juga menjamin, masyarakat yang hendak memanfaatkan angkutan tersebut untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi tidak dipungut biaya.

“Nanti angkutan tersebut dikelola oleh Bumdes di desa masing-masing dan masyarakat yang mengunakan angkutan tersebut tidak dikenakan biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Edi Wardani mengatakan pihaknya akan menambah mobil angkutan ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Bogor.

“Program pembagian 11 unit angkutan desa ini rencananya akan terus dilakukan secara merata di seluruh desa. Tahap pertama untuk 11 desa dulu, yang kemudian kita akan evaluasi terkait keberadaan angkutan tersebut efektif atau tidak agar bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan dan perdampingan terkait bantuan 11 unit minibus di 11 desa itu. Adapun penerima sebelas desa tersebut yakni Desa Kiara Pandak, Desa Cisarua, Desa Cileksa, Desa Pasir Mandang, Desa Kiara Sari yang ada di Kecamatan Sukajaya, sedangkan Desa Benteng, Desa Tegal Waru di Kecamatan Ciampea, Desa Purasari dan Desa Pabangbong Kecamatan Leuwiliang, Desa Banyu Asih Kecamatan Cigudeg, Desa Sirna Rasa Kecamatan Tanjung Sari.

“Saya harap jangan sampai angkutan ini digunakan untuk kepentingan politik, baik itu kampanye atau operasional partai tertentu,” pungkasnya. [cob]

Warga Penjaringan mengeluh tak bisa mencoblos saat Pilgub DKI-ArenaBerita.com

Warga Penjaringan mengeluh tak bisa mencoblos saat Pilgub DKI-ArenaBerita.com

ArenaBerita.comWarga Kebon Tebu, Penjaringan, Jakarta Utara mengeluhkan tak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilgub DKI Jakarta 15 Februari 2017. Sebab masa berlaku KTP mereka telah habis. Hal itu disampaikan warga kepada cagubAnies Baswedan saat kampanye.

“Mau ikut nyoblos pak, tapi enggak punya KTP,” kata Iin saat Anies kampanye di RT 19/17, Kampung Kebon Tebu, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (6/2).

Kepada Anies, Iin menceritakan dirinya memiliki KTP yang masa berlakunya telah habis. Namun saat hendak memperpanjang sekaligus mengganti dengan KTP elektronik, petugas kelurahan tak bisa memperbaharui.

Mendengar keluhan Iin, Anies menyayangkan masih ada warga yang masih belum memiliki KTP sebagai salah satu syarat mencoblos. Anies mengatakan, masalah ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Yang tidak punya KTP, tidak diberi KTP adalah pelanggaran hak politik dan Pemda DKI bertanggung jawab,” kata Anies.

Anies meminta Pemerintah Provinsi DKI menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu sepekan. Sehingga warga yang tidak memiliki KTP bisa mencoblos pada 15 Februari.

“Kami akan bisa menuntut supaya warga Jakarta seluruhnya bisa diberi KTP karena mereka tidak bisa memperbaharui KTP,” kata Anies. [noe]

Potong bantuan ekonomi buat mantan napi, Firdaus ditangkap petugas – ArenaBerita.com

ArenaBerita.com – Polisi menangkap Ketua Yayasan Taratak Jiwa Hati Firdaus alias David (40) yang diduga melakukan pungutan liar terhadap mantan warga binaan Lapas Muaro Klas II A Padang.

“Yayasan ini bermitra dengan Dinas Sosial Kota Padang untuk menyalurkan bantuan ekonomi kreatif terhadap para mantan napi dan dia diduga memotong uang bantuan tersebut,” kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz seperti dilansir Antara, Jumat (3/2).

Ia menerangkan dugaan itu dilakukan pelaku sejak 2016 dalam program bantuan ekonomi kreatif bagi mantan napi tersebut. Dalam program tersebut, pelaku diduga melakukan pemotongan uang bantuan dari Dinas Sosial mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta.

Ia mengatakan penangkapan ini berawal dari adanya laporan dari pihak korban Doni Ronald (34) dan Nurmansyah (54) yang merasa dirugikan terkait dugaan pemotongan santunan itu.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi nomor 187/A/II/2017/SPKT Unit II Polresta Padang pada Kamis (2/2) Dari keterangan yang didapat dari korban, mereka berdua mendapatkan bantuan sebesar Rp 5 juta dari program ini.

Namun pelaku sebagai pihak yang melakukan penyaluran bantuan diduga melakukan pemotongan uang tersebut. Setelah mendapatkan informasi, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku.

“Didukung bukti yang kuat, kami langsung menangkap pelaku di yayasan miliknya di Komplek Mukito Permai, Kecamatan Koto Tangah,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita uang sebanyak Rp7,15 juta dan 46 buku tabungan Bank Mandiri atas nama korban.

Ia mengatakan tersangka akan dikenakan sanksi Pasal 8 Tindak pidana Korupsi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dan atau pasal 374 jo 372 KUHP dengan ancaman hukuman paling singkat tiga tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara.

Sementara Ketua Satuan Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Padang, AKBP Tommy Bambang Irawan mengatakan uang yang diduga dipotong itu digunakan untuk memenuhi kebutuhannya tanpa ada persetujuan dari mantan warga binaan.

“Ada sekitar 64 orang warga binaan yang ditangani oleh yayasan tersebut dalam penyaluran bantuan itu,” katanya. [msh]

Topik berita Terkait:
  1. Pungutan Liar
  2. Padang
  3. Jakarta

Didatangi Luhut, Kapolda, Pangdam, KH Maruf Amin ajak umat jaga DKI-Arenaberita.com

Arenaberita.comMenteri Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Tedy Laksmana, dan sejumlah perwira penengah Polri menyambangi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin, di Jalan Deli Lorong 27 Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/2) malam.

KH Maruf Amin mengatakan, dalam pertemuan itu Kapolda dan Pangdam melaporkan kondisi terkini Jakarta. Menurut Maruf ketinya melaporkan kondisi saat ini baik-baik saja.

“Beliau mengunjungi saya, silaturahmi. Saya merasa syukur, bahagia. Beliau tentu melaporkan keadaan, menyampaikan informasi baik-baik saja. Alhamdulillah, dan keadaan memang tidak boleh dirusak. Dijaga, keutuhan negara dan bangsa,” kata KH Maruf Amin.

Sementara itu, kata dia, Luhut mengajak menjaga kondisi ibu kota dan nasional agar kondusif. “Pak Luhut ya juga silalaturahim juga dan beliau tentu mengajak kita sama-sama menjaga situasi ibu kota khususnya dan nasional,” jelasnya.

Dia membantah kunjungan mereka terkait apa yang terjadi di sidang Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) Selasa kemarin. Dalam persidangan itu, Ahok menuding Maruf Amin diminta SBY mengeluarkan fatwa penistaan agama. Ahok bahkan sempat mengancam akan mempolisikan Maruf Amin karena dinilai telah memberikan keterangan palsu.

“Enggak ada (kaitan dengan sidang Ahok). Jangan dikait-kaitkan. Ini biasa saja. Silaturahim saja. Saya ditengok, saya kan orangtua. Jadi ditengokin oleh beliau-beliau ini,” katanya.

Dia meminta agar umat Islam tenang dan tak terprovokasi. Dia meminta agar umat Islam menjaga keadaan bangsa dan negara supaya kondusif.

“Semuanya jangan membuat hal-hal yang bisa merusak suasana dan keadaan,” katanya.

Senada, Irjen Pol M Iriawan mengatakan pertemuan tersebut adalah bentuk silaturahmi. Dia berdalih menyampaikan soal banyaknya investor yang menanamkan investasinya.

“Kami barusan tadi menyampaikan bahwa banyak investor masuk menanamkan investasinya. Berarti tertarik sekali kalau investor menanamkan investasinya di Jakarta secara khusus, dan Indonesia umumnya. Kemudian saya sampaikan situasi ibu kota. Pak Pangdam sekalian,” katanya.

Apa pertemuan ini terkait pernyataan Ahok? “Tak ada. Tadi kan Pak Kiai bicara tidak ada,” jawabnya.

Salam Admin ArenaDewa :

 

Kawal Habib Rizieq, Ini Tuntutan FPI – ArenaDewa.com

 Massa Front Pembela Islam (FPI) akan berunjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya pada Senin (23/1/2017). Mereka akan mengawal pemeriksaan Rizieq Shihab.

Rizieq akan diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah. Pemeriksaan Rizieq terjadwal pukul 10.00 WIB.

Pada pukul 08.25 WIB, massa telah berkumpul di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka terlebih dahulu menunaikan shalat Dhuha sebelum berjalan kaki ke Mapolda Metro Jaya.

Salah satu perwakilan massa, mengimbau kepada para peserta aksi lainnya agar tertib saat nanti menyampaikan aspirasinya.

“Aksi hari ini adalah aksi bela ulama. Kita akan kawal pemeriksaan Habib Rizieq. Aksi ini super-super damai,” ujar salah satu massa dari atas mobil komando di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan.

Perwakilan massa itu juga meminta agar para peserta aksi tidak membawa barang-barang berbahaya. Ia juga meminta massa agar jangan mudah terprovokasi.

Adapun tuntutan yang akan disampaikan massa FPI dan GNPF-MUI adalah meminta untuk stop kriminalisasi ulama.

“Kita meminta stop kriminalisasi ulama karna itu ada sebuah provokasi dan pemecah belah bangsa dan kebhinekaan,” Sekretaris Dewan Syuro FPI DPD DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin kepada Netralnews.com, Senin (23/1/2017).

Menurut Habib Novel, ulama merupakan garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI, sehingga tidak pantas dikriminalisasi.

“Karna ulama dan umat islam yang dari zaman sebelum kemerdekaan sampai saat ini yang paling terdepan menjaga kedaulatan dari serangan asing dan aseng,” tegas Habib Novel.

Sekedar informasi, Polda Metro Jaya akan memeriksa Habib Rizieq terkait pernyataannya soal logo Bank Indonesia (BI) pada mata uang rupiah baru, yang dinilainya mirip palu arit yang merupakan lambang komunis. Ia dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah dan Solidaritas Merah Putih.