Tunggakan listrik warga Jayapura capai Rp 52 miliar – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comManajemen PLN area Jayapura mengungkapkan jumlah tunggakan rekening pelanggan di area kerja tersebut mencapai Rp 52 miliar dan didominasi oleh pelanggan umum.

“Jumlah tunggakan tersebut didominasi pelanggan umum yang persentasenya mencapai 80 persen,” ujar Manajer PLN Area Jayapura, John Yarangga seperti ditulis Antara Jayapura, Selasa (14/2).

Pihaknya terus mencoba menggunakan cara persuasif hingga melakukan bongkar kotak meter kepada pelanggan yang mempunyai tunggakan di atas tiga bulan, namun ada beberapa kendala yang ditemui di lapangan sehingga membuat hal tersebut sulit dilakukan.

“Ada pelanggan yang jumlah tunggakannya mencapai 77 lembar, ada faktor sosial yang kami pertimbangkan hingga akhirnya tunggakan pelanggakan tersebut tinggal 12 lembar,” kata dia.

Yarangga akan terus mengarahkan para pelanggan untuk mengganti meter listriknya menjadi prabayar agar jumlah tunggakan bisa terus ditekan. Mengenai jumlah tunggakan jenis pelanggan lain, dia memandang hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena pelunasannya hanya menunggu proses pembayaran saja.

“Kalau di pemerintahan jumlah tunggakan mencapai Rp 4 miliar, tapi itu karena DIPA mereka belum turun, nanti pasti tetap dibayar,” katanya lagi.

Kini di wilayah kerja Area Jayapura, PLN memiliki 159 ribu pelanggan dengan daya puncak mencapai 60 MW, sedangkan daya mampu yang dimiliki kini adalah 80 MW. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. PLN
  2. Jakarta

Salam Admin ArenaDewa ;

Kejati DKI terima SPDP terkait kasus makar Firza Husein – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comKejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Firza Husein terkait kasus dugaan makar. Saat ini, Firza masih mendekam di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok.

“Diluruskan ya, kami baru terima SPDP soal kasus makar sedangkan pornografi belum kita terima,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejagung, Waluyo kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Petugas Polda Metro Jaya menangkap Firza Husein terkait dugaan upaya makar di rumah keluarganya Jalan Makmur Jakarta Timur pada Selasa (31/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Iya tadi pagi,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto di Jakarta, Selasa.

Pengacara Firza, Aldwin Rahadian mempertanyakan langkah polisi menangkap kliennya tersebut.

Aldwin mengungkapkan sejumlah polisi mendatangi rumah keluarga Firza dan menunjukkan surat penangkapan terhadap kliennya itu. Selanjutnya, petugas membawa Firza didampingi pengacara ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Aldwin menuturkan selama ini Firza kooperatif menjalani dan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan upaya makar itu. Polisi juga tengah menangani kasus terkait Firza Husein dugaan foto bermuatan pornograsi yang tersebar melalui pesan singkat (whatsapp). [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Firza Husein
  2. Jakarta

Salam Admin ArenaDewa ;

Golkar yakin landasan hukum Ahok jadi gubernur DKI lagi kuat – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comFraksi Partai yang tergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintah di antaranya PKB, Golkar, PDIP, PPP, NasDem, dan Hanura mempertanyakan urgensi penggunaan hak angket atas pengembalian jabatan Gubernur DKI Jakarta kepada Basuki T Purnama ( Ahok). Sekretaris Fraksi Partai Golkar Agus Gumiwang menilai, tidak ada indikasi pelanggaran UU yang dilakukan Mendagri dengan mengangkat kembali Ahok.

“Kami dari fraksi pemerintah menganggap bahwa keputusan dari Kemendagri untuk mengaktifkan kembali Pak Basuki merupakan keputusan yang sudah memiliki landasan hukum yang cukup kuat dikaitkan dengan UU Pemda,” kata Agus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/2).

“Kata kuncinya adalah berkaitan dengan tuntutan minimal 5 tahun atau tuntutan maksimal 5 tahun. Setelah kami seksama pelajari apa yang diamanatkan dalam UU tersebut. Kami merasa landasan hukum yang dipakai Mendagri sudah cukup sehingga dasar hukumnya cukup kuat,” sambungnya.

Agus berujar, fraksi pemerintah sepakat menyediakan forum bagi empat fraksi, yakni PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra yang mengusulkan hak angket untuk meminta penjelasan Mendagri tentang pengaktifan kembali Ahok. Forum tersebut akan dilakukan melalui rapat dengar pendapat (RPD) Komisi II.

“Kami sudah sepakat sebagai fraksi pemerintah untuk kita siapkan forumnya dalam forum komisi II,” terangnya.

Fraksi pemerintah mendukung niat baik Mendagri yang berkonsultasi dengan Mahkamah Agung (MA) untuk mengeluarkan fatwa soal pemberhentian kepala daerah. Langkah ini, kata Agus, dapat membantu mengurai masalah tafsir hukum pemberhentian Ahok yang telah menjadi terdakwa kasus penistaan agama.

“Ada niat baik dari pemerintah, inisiatif dari pemerintah agar hal ini tidak berlarut-larut maka kita semua sudah tahu bahwa pemerintah dalam hal ini Mendagri, sudah datang ke MA untuk meminta fatwa kepada otoritas lembaga kekuasaan peradilan tertinggi di indonesia berkaitan polemik dari tafsir UU tersebut,” terang dia.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada fraksi pengusul angket untuk bersedia menunggu fatwa MA terkait keputusan Mendagri belum memberhentikan Ahok.

“Kami dari fraksi pemerintah mengimbau seluruh pihak untuk menunggu seperti apa fatwa dari MA. Apapun fatwa yamg dilakukan otoritas tertinggi peradilan sebaiknya kita laksanakan,” ungkapnya.

MA sendiri tampaknya tidak ingin masuk dalam polemik ini. Ketua MA Hatta Ali mengatakan polemik pemberhentian Ahok seharusnya bisa dibahas secara internal di Kementerian Dalam Negeri dengan staf bagian hukum. Agus menyarankan agar MA membuat keterangan tertulis soal fatwa itu sesuai dengan permintaan Mendagri.

“Saya enggak tahu, enggak ada yamg dengar. Kami belum dengar. Pak Mendagri minta fatwa atas dasar tertulis, jawaban MA kita harapkan ada hitam di atas putihnya,” paparnya.

Dalam pertemuan ini, PAN tidak hadir. PAN disebut sebagai salah satu fraksi yang ikut mendukung hak angket. Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Laiskodat memastikan PAN tidak akan membelot dan akan menolak hak angket.

“Pasti lah. Partai-partai pendukung pemrintah. Saya pastikan itu,” klaim Viktor.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Utut Adiyanto menegaskan, tidak ingin berspekulasi apakah bisa menggagalkan usulan angket tersebut saat rapat paripurna. Mengingat, jumlah dukungan dari fraksi pemerintah cukup untuk menolak usulan tersebut apabila dilakukan voting. PDIP akan mengutamakan musyawarah kepada fraksi pengusul agar membatalkan angket.

“Jangan sampai seperti itu. Kalau bisa kita musyawarah,” pungkas Utut. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Hak Angket Ahok
  2. Ahok
  3. Jakarta

Salam Admin ArenaDewa ;

Lelah diperiksa 5 jam, Munarman minta pemeriksaan dilanjut besok – ArenaDewa.com

ArenaDewa.comJuru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman selesai diperiksa penyidik Polda Bali terkait kasus fitnah terhadap pecalang. Dia diperiksa selama lima jam hari ini yang akhirnya didampingi pengacaranya, dan pemeriksaan terhadap dirinya akan dilanjutkan Rabu (14/2) pukul 10.00 WITA.

Penyidik juga menyampaikan terkait pemeriksaan lanjutan kepada salah satu pengacara Munarman, Rizal Ramly yang kantornya beralamat di Kuta, Bali.

Munarman yang mengenakan jaket kulit warna hitam itu, turun dari lantai dua ruang Direskrimsus Polda Bali sekitar pukul 22.35 WITA, Selasa (13/2) di Denpasar.

“Maaf ya tidak bisa komentar dulu. Besok saja ya, besok masih datang lagi,” singkat Zulfikar Ramly kuasa hukum Munarman saat menuruni tangga.

Sementara itu, Dir Reskrim Polda Bali Kombes Pol Kenedy juga tidak begitu banyak bicara terkait proses pemeriksaan selama lebih dari 5 jam di ruangannya terkait kasus dugaan Fitnah terhadap pecalang yang dilontarkan oleh Munarman.

“Hanya ada sedikit perbedaan berupa pengembangan dari pertanyaan sebelumnya. Mengenai pertanyaan saya tidak bisa jelaskan di sini karena pemeriksaan kali sudah masuk ke materi perkara yang sebenarnya,” ujarnya.

Kenedy juga belum bisa melakukan penahanan terhadap Munarman. “Sudahlah besok saja. Pokoknya besok,” singkatnya.

“Pastinya dia kelelahan dan minta agar pemeriksaan dilanjutkan besok. Oke kawan-kawan besok saja saya lanjutkan dan jelaskan,” ucapnya sambil berlalu memasuki mobil pribadinya di depan lobby. [ded]

89 Ekor Trenggiling gagal diselundupkan ke luar negeri – ArenaDewa.com

ArenaDewa.comPolres Bengkalis menangkap empat pria yang membawa 89 ekor hewan dilindungi jenis Trenggiling. Hewan itu dimasukkan dalam karung dan keranjang. Hewan itu akan diselundupkan ke luar negeri melalui jalur perairan. Penangkapan dilakukan polisi ketika pelaku melintas di Jalan Sudirman Sungai Siput kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis Riau.

“Trenggiling ini dibawa dari Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan ke perbatasan Bengkalis menuju Kotamadya Dumai, kemudian akan dijemput di pelabuhan tikus oleh pelaku lainnya,” ujar Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono kepada ArenaDewa.com Senin (13/2).

Dijelaskan Wicak, keempat pelaku yakni Jhony Irawan (42), Rohimin (39), Fasko Buana (49), dan Supriyono (32) merupakan warga Kecamatan TuguMulyo Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

“Barang bukti yang disita dari mereka yakni 2 unit mobil yang bermuatan 89 Trenggiling yang dimasukkan dalam karung tersebut, 6 buah keranjang,” ucap Wicak.

Mereka ditangkap saat polisi melaksanakan patroli dan melintas di Jalan Sudirman, tepatnya di Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil. Polisi menemukan satu unit mobil jenis kijang Innova warna silver Nopol BG 1246 MW dalam keadaan berhenti dan mencium aroma mencurigakan.

“Lalu petugas melihat ke dalam mobil ditemukan adanya hewan jenis Trenggiling. Selanjutnya ke 4 pelaku dan Barang bukti tersebut diamankan dan di bawa ke polsek Siak kecil untuk penyelidikan selanjutnya. Saat ini 4 orang pelaku dan 2 unit mobil jenis innova berikut hewan Trenggiling di bawa menuju Polres Bengkalis,” terang Wicak.

Kini, polisi melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam di Pekanbaru untuk mengamankan dan penyerahan hewan jenis Trenggiling. Polisi juga melakukan penyidikan terhadap pelaku.

“Akibat perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b UU RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem,” ucap perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini. [noe]

Kreatif, ibu di Mojokerto bikin hiasan bunga cantik dari stocking – ArenaBerita.com

Kreatif, ibu di Mojokerto bikin hiasan bunga cantik dari stocking – ArenaBerita.com

ArenaBerita.com – Stocking atau kaos kaki tipis, mungkin bagi banyak orang merupakan barang biasa yang fungsinya hanya untuk pelengkap pakaian. Tetapi anggapan itu berbanding 180 derajat bagi Tutut Litalin Suhartatik, warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto Jatim. Justru barang yang dipandang sebelah mata bagi banyak orang ini, bisa menghasilkan keuntungan belasan juta rupiah bagi dirinya.

Caranya dengan bahan bahan murah dan mudah didapat, seperti stocking kaki warna warni, kawat alumunium warna, potongan paralon berbagai ukuran, lem lilin, isolasi warna, benang jahit, tang dan gunting saja, bisa diubah jadi hiasan bunga, seperti vas, bonsai, hiasan dinding, serta bros yang indah dan cantik.

Ditemui di bengkel kerja dan pelatihan, Litalin Craft, miliknya di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan, Kamis (9/2), Tutut menceritakan, untuk membuat kerajinan bunga dari stocking sebenarnya cukup mudah. kawat alumunium warna, dibentuk lingkaran dengan cetakan potongan paralon, kemudian kedua ujungnya dililitkan menggunakan tang. kawat yang sudah terbentuk lingkaran dibungkus menggunakan stocking sesuai warna yang dibutuhkan, lalu ujunnya diikat benang jahit.

Perajin bunga di Mojokerto 2017 ArenaBerita.com

Setelah lembaran daun dan bunga sudah jadi, selanjutnya dirangkai layaknya rangkaian bunga berbagai jenis, sesuai permintaan.

“Kreasi yang kita buat sesui dengan tren dan permintaan pelanggan, misalnya produk vas bunga, jenisnya kita pilih sesuai selera pembeli. Seperti bunga sepatu, bunga tulip, bunga anggrek, bunga kamboja dan bunga mawar,” kata Tutut.

Ibu tiga anak ini menjelaskan, kerajinan ini digeluti sejak 2 tahun lalu. Bahkan sekarang dia bisa memberdayakan dan melatih 10 ibu rumah tangga untuk membantu proses produksinya.

“Dulu belajar dari social media (sosmed), sekarang sudah bisa menghasilkan ratusan jenis hiasan bunga. Pesanan pun, tidak hanya lokal Mojokerto saja, tapi sudah keluar kota bahkan luar pulau, seperti Palu dan Kalimantan. untuk harga kita bandrol sesuai dengan besar kecilnya bunga dan tingkat kerumitanya. paling murah Rp 100.000 per unit dan paling mahal Rp 500.000 rupiah,” jelas Tutut.

Selain melayani pelanggan, tambah Tutut, momen menjelang valentine seperti ini permintaan bunga mawar merah meningkat. Jumlah permintaan sekarang ini meningkat drastis dibandingkan momen yang sama tahun lalu.

“Permintaan setangkai bunga mawar merah meningkat drastis. tahun lalu momen yang sama sekitar 100 tangkai mawar merah, tapi sekarang permintaan sudah dua kali lipat. Per tangkai bunga mawar merah ini dihargai Rp 12.000 rupiah,” terangnya.

Bersama ibu-ibu lain, Tutut ingin mengembangkan kerajinan bunga stocking. Bahkan dia juga mulai menyiapkan ruangan kusus, untuk pertemuan dan pelatihan bagi warga sekitar tempat tinggalnya, yang mau menggeluti kerajinan ini.

“Keinginan saya, tidak hanya kerajinan bunga stocking, saja. Tapi juga kerajinan yang lainnya yang bernilai tinggi. Selain itu, berharap Pemerintah Daerah terus membantu untuk pengembangan pemasarannya,” pungkasnya. [cob]

Tak mampu bayar ongkos pijat, pemuda ini bunuh terapis – ArenaBerita.com

Tak mampu bayar ongkos pijat, pemuda ini bunuh terapis – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comHanya gara-gara kekurangan uang Rp 20 ribu, Rahmadani Nizar Syahputra (19), gelap mata. Warga Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), ini tega menghabisi dan merampok Suriani Kaliyem alias Ica (30), terapis pijat tradisional menagih uang jasa kepadanya.

Perbuatan Rahmadani terbongkar setelah polisi menangkap dua penadah barang dirampas dari korban. “Setelah kita dapat penadahnya, kita kejar tersangka RD. Dia kita tangkap tadi malam di Pematang Siantar, di rumah keluarganya,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kamis (9/2).

Rahmadani melakukan pembunuhan terhadap Suriani Kaliyem alias Ica di ruko Pijat Tradisional Rezeki, Jalan Pasar V, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, Senin, 23 Januari lalu. Dia mencekik kemudian menutup wajah perempuan warga Jalan Karya Budi, Medan Johor, itu dengan kasur.

“Tersangka RD membunuh karena uangnya kurang, akhirnya ribut dan cekcok dengan terapisnya. Dicekik akhirnya meninggal dunia,” jelas Sandi.

Tak hanya membunuh, Ramadhani kemudian mengambil benda berharga milik korban, seperti sepasang anting, 2 bentuk cincin belah rotan, sebentuk gelang, dompet bermotif batik, 1 unit hp Blackberry, 1 unit tablet Advance, dan ponsel Nokia. Selain itu, dia juga mengambil uang tunai Rp 1,47 juta milik korban.

Setelah membunuh dan mempreteli harta berharga milik korban, Ramdhani kabur dengan sepeda motor Supra Fit BK 5081 OW. Sementara jasad Suriani ditemukan warga pada Selasa , 24 Januari dinihari lalu.

Temuan jasad perempuan itu kemudian diselidiki polisi, hingga akhirnya Ramadhani ditangkap di rumah keluarganya di Pematang Siantar. “Ketika ditangkap, tersangka mencoba melarikan diri, sehingga kita melakukan tindakan tegas terukur. Kaki tersangka ditembak,” jelas Sandi.

Sementara Ramadhani mengaku melakukan pembunuhan itu karena uangnya kurang untuk membayar uang pijat Rp 80.000. “Uangku kurang Rp 20 ribu,” katanya.

Harta benda yang dirampasnya dari korban sempat dijual. “Hasilnya untuk beli sabu-sabu,” akunya.

Terkait pengakuan Ramadhani soal hasil kejahatan dibelikan sabu-sabu, Kapolrestabes Medan, Sandi Nugroho, kembali mengingatkan warga untuk turut memberantas peredaran narkotika. “Sebab, 70 persen kejahatan ada keterkaitannya dengan pengguna dan pemakai sabu-sabu,” imbau Sandi. [ang]

Disebut pakai ilmu hitam, canda Ahok ‘gue tiup nih kok gak melayang’ – ArenaBerita.com

ArenaBerita.com – Syamsu Hilal Chaniago, salah satu pelapor kasus dugaan penodaan agama, merasakan nuansa mistis ketika menjalani sidang kasus penistaan agama. Tersangka kasus tersebut, Basuki Tjahaja Purnama, tertawa terbahak-bahak saat dituding menggunakan ilmu hitam.

“Hebat dong. Gue tiup loh, ilmu hitam gue tinggi nih. Tapi kok enggak melayang ya,” kelakar Ahok, sapaan Basuki, di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/2).

Dia justru balik curiga ada pihak yang menyerangnya dengan ilmu hitam. Namun karena tidak mempan sehingga ada informasi atau berita yang menyatakan bahwa dirinya pengguna ilmu hitam.

Ahok mengungkapkan, kasus serupa juga pernah terjadi kala dirinya maju sebagai calon gubernur Bangka Belitung. Ada salah seorang pesaingnya yang mencoba menyerangnya menggunakan ilmu hitam, sayangnya cara tersebut sia-sia.

“Dulu ada lawan gue waktu calon Gubernur Bangka Belitung, dia dah keliling orang pakai ilmu hitam hantam gue, gak mempan, makanya dia bilang ilmu gue tinggi. Padahal ilmu gue cuma pasrah sama Tuhan,” tutup Ahok.

Sebelumnya, Syamsu Hilal Chaniago, merasakan nuansa mistis ketika menjalani sidang sebagai saksi di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

“Ada yang aneh dalam persidangan, ada indikasi tim kuasa hukum Ahok menggunakan magic. Kita perhatikan ada satu orang yang selalu duduk di belakang saksi, selalu itu. Dan ada dua orang lagi kakek-kakek dan nenek-nenek,” ujar Syamsu ketika menghadiri acara diskusi bertajuk Akankah Ahok dipenjara di gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/2).

Syamsu juga mengungkapkan kejanggalan lain yang dirasakannya saat berada di ruang persidangan. Menurut pengamatannya, jaksa penuntut umum selalu mengantuk.

“Yang kemarin di sidang Ahok jaksa pada ngantuk, “kata dia.

Itu sebabnya, Syamsu sampai mendatangkan seorang ahli ruqyah bernama Ustaz Sahal untuk menangkal keanehan itu.

“Nah indikasinya kelihatan kemarin ada perubahan, ustaz Sahal mengatakan ada tiga orang, itu indikasinya,” kata Syamsu.

Syamsu mendatangkan ahli ruqyah agar jangan sampai hal-hal mistis mempengaruhi sikap jaksa dan hakim. [lia]

Salam Agent ArenaDewa :

Topik berita Terkait:
  1. Ahok Djarot
  2. Pilgub DKI
  3. Jakarta

Nasabah KSP Pandawa geruduk rumah Nuryanto, sempat ada ketegangan – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comLantaran uang belum juga dikembalikan, nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa menggeruduk rumah Nuryanto di Perumahan Palem Ganda Asri, Limo, Depok. Nuryanto merupakan pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa.

Para nasabah itu ingin bertemu dengan pendiri KSP Pandawa dan meminta uang dikembalikan. Sejak pagi hingga menjelang malam, para nasabah terus berdatangan.

Sempat terjadi ketegangan antara para nasabah dengan pengelola rumah yang dikontrak Salman Nuryanto. Pasalnya para nasabah diminta untuk meninggalkan rumah itu oleh pengelola.

Nasabah bersikukuh tinggal karena menunggu Nuryanto. Beruntung polisi cepat menanggulangi ketegangan itu. Situasi pun kembali kondusif.

Kemudian petugas meminta pihak pengelola rumah untuk memberikan penjelasan secara detail soal status rumah mewah yang pernah ditempati Nuryanto bersama keluarganya itu. Penjelasan tersebut dilakukan agar para nasabah tidak terus berdatangan ke rumah itu.

Pihak pengelola mengakui jika rumah itu sempat dikontrak Nuryanto sejak tiga tahun lalu. Namun mereka tak mengetahui aktifitas Nuryanto di rumah itu.

“Dia (Nuryanto) sudah ngontrak rumah ini dari tiga tahun lalu. Kebetulan kontraknya habis tanggal 2 Februari ini, makanya kami perlu menegaskan di sini bahwa rumah ini bukan milik Pak Nuryanto,” kata Samino, selaku pengelola, Rabu (1/2).

Lebih lanjut Samino menjelaskan, Nuryanto mengontrak rumah berlantai dua ini dengan harga Rp 40 juta per tahun. Di Perumahan Palem Ganda Asri sendiri, ada 44 rumah yang dikontrak para pengelola Pandawa Group.

“Selama ini pembayarannya tidak pernah bermasalah, termasuk Pak Nuryanto. Kalau yang lain belum habis masa kontraknya, jadi kami tidak mendatanginya,” ungkapnya.

Kapolsek Limo Kompol Imran Gultom yang datang ke lokasi mengatakan, kehadiran aparat kepolisian hanya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat semakin banyaknya para nasabah yang terus berdatangan.

Imran juga menegaskan, aparat kepolisian tidak akan bertindak sebagai negosiator.

“Jika ada yang merasa dirugikan, silakan melapor ke kantor polisi,” katanya.

Baca juga:
Kantor KSP Pandawa sepi, pengurus tempel pengumuman
Tak beroperasi lagi, kantor KSP Pandawa di Depok digaris polisi
OJK: Masih ada saja pendidikan S3 ikut investasi bodong
Sepanjang 2016, OJK menerima 801 laporan investasi bodong
Nasabah geruduk rumah pendiri KSP Pandawa minta dana dikembalikan
Baru satu nasabah melapor jadi korban penipuan Pandawa Grup
Pasutri ini sampai utang bank demi investasi di Pandawa

Didatangi Luhut, Kapolda, Pangdam, KH Maruf Amin ajak umat jaga DKI-Arenaberita.com

Arenaberita.comMenteri Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Tedy Laksmana, dan sejumlah perwira penengah Polri menyambangi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin, di Jalan Deli Lorong 27 Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/2) malam.

KH Maruf Amin mengatakan, dalam pertemuan itu Kapolda dan Pangdam melaporkan kondisi terkini Jakarta. Menurut Maruf ketinya melaporkan kondisi saat ini baik-baik saja.

“Beliau mengunjungi saya, silaturahmi. Saya merasa syukur, bahagia. Beliau tentu melaporkan keadaan, menyampaikan informasi baik-baik saja. Alhamdulillah, dan keadaan memang tidak boleh dirusak. Dijaga, keutuhan negara dan bangsa,” kata KH Maruf Amin.

Sementara itu, kata dia, Luhut mengajak menjaga kondisi ibu kota dan nasional agar kondusif. “Pak Luhut ya juga silalaturahim juga dan beliau tentu mengajak kita sama-sama menjaga situasi ibu kota khususnya dan nasional,” jelasnya.

Dia membantah kunjungan mereka terkait apa yang terjadi di sidang Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) Selasa kemarin. Dalam persidangan itu, Ahok menuding Maruf Amin diminta SBY mengeluarkan fatwa penistaan agama. Ahok bahkan sempat mengancam akan mempolisikan Maruf Amin karena dinilai telah memberikan keterangan palsu.

“Enggak ada (kaitan dengan sidang Ahok). Jangan dikait-kaitkan. Ini biasa saja. Silaturahim saja. Saya ditengok, saya kan orangtua. Jadi ditengokin oleh beliau-beliau ini,” katanya.

Dia meminta agar umat Islam tenang dan tak terprovokasi. Dia meminta agar umat Islam menjaga keadaan bangsa dan negara supaya kondusif.

“Semuanya jangan membuat hal-hal yang bisa merusak suasana dan keadaan,” katanya.

Senada, Irjen Pol M Iriawan mengatakan pertemuan tersebut adalah bentuk silaturahmi. Dia berdalih menyampaikan soal banyaknya investor yang menanamkan investasinya.

“Kami barusan tadi menyampaikan bahwa banyak investor masuk menanamkan investasinya. Berarti tertarik sekali kalau investor menanamkan investasinya di Jakarta secara khusus, dan Indonesia umumnya. Kemudian saya sampaikan situasi ibu kota. Pak Pangdam sekalian,” katanya.

Apa pertemuan ini terkait pernyataan Ahok? “Tak ada. Tadi kan Pak Kiai bicara tidak ada,” jawabnya.

Salam Admin ArenaDewa :