Tunggakan listrik warga Jayapura capai Rp 52 miliar – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comManajemen PLN area Jayapura mengungkapkan jumlah tunggakan rekening pelanggan di area kerja tersebut mencapai Rp 52 miliar dan didominasi oleh pelanggan umum.

“Jumlah tunggakan tersebut didominasi pelanggan umum yang persentasenya mencapai 80 persen,” ujar Manajer PLN Area Jayapura, John Yarangga seperti ditulis Antara Jayapura, Selasa (14/2).

Pihaknya terus mencoba menggunakan cara persuasif hingga melakukan bongkar kotak meter kepada pelanggan yang mempunyai tunggakan di atas tiga bulan, namun ada beberapa kendala yang ditemui di lapangan sehingga membuat hal tersebut sulit dilakukan.

“Ada pelanggan yang jumlah tunggakannya mencapai 77 lembar, ada faktor sosial yang kami pertimbangkan hingga akhirnya tunggakan pelanggakan tersebut tinggal 12 lembar,” kata dia.

Yarangga akan terus mengarahkan para pelanggan untuk mengganti meter listriknya menjadi prabayar agar jumlah tunggakan bisa terus ditekan. Mengenai jumlah tunggakan jenis pelanggan lain, dia memandang hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena pelunasannya hanya menunggu proses pembayaran saja.

“Kalau di pemerintahan jumlah tunggakan mencapai Rp 4 miliar, tapi itu karena DIPA mereka belum turun, nanti pasti tetap dibayar,” katanya lagi.

Kini di wilayah kerja Area Jayapura, PLN memiliki 159 ribu pelanggan dengan daya puncak mencapai 60 MW, sedangkan daya mampu yang dimiliki kini adalah 80 MW. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. PLN
  2. Jakarta

Salam Admin ArenaDewa ;

Lelah diperiksa 5 jam, Munarman minta pemeriksaan dilanjut besok – ArenaDewa.com

ArenaDewa.comJuru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman selesai diperiksa penyidik Polda Bali terkait kasus fitnah terhadap pecalang. Dia diperiksa selama lima jam hari ini yang akhirnya didampingi pengacaranya, dan pemeriksaan terhadap dirinya akan dilanjutkan Rabu (14/2) pukul 10.00 WITA.

Penyidik juga menyampaikan terkait pemeriksaan lanjutan kepada salah satu pengacara Munarman, Rizal Ramly yang kantornya beralamat di Kuta, Bali.

Munarman yang mengenakan jaket kulit warna hitam itu, turun dari lantai dua ruang Direskrimsus Polda Bali sekitar pukul 22.35 WITA, Selasa (13/2) di Denpasar.

“Maaf ya tidak bisa komentar dulu. Besok saja ya, besok masih datang lagi,” singkat Zulfikar Ramly kuasa hukum Munarman saat menuruni tangga.

Sementara itu, Dir Reskrim Polda Bali Kombes Pol Kenedy juga tidak begitu banyak bicara terkait proses pemeriksaan selama lebih dari 5 jam di ruangannya terkait kasus dugaan Fitnah terhadap pecalang yang dilontarkan oleh Munarman.

“Hanya ada sedikit perbedaan berupa pengembangan dari pertanyaan sebelumnya. Mengenai pertanyaan saya tidak bisa jelaskan di sini karena pemeriksaan kali sudah masuk ke materi perkara yang sebenarnya,” ujarnya.

Kenedy juga belum bisa melakukan penahanan terhadap Munarman. “Sudahlah besok saja. Pokoknya besok,” singkatnya.

“Pastinya dia kelelahan dan minta agar pemeriksaan dilanjutkan besok. Oke kawan-kawan besok saja saya lanjutkan dan jelaskan,” ucapnya sambil berlalu memasuki mobil pribadinya di depan lobby. [ded]

11 Desa di Kabupaten Bogor terisolir, tak dilewati angkot – Arenaberita.com

11 Desa di Kabupaten Bogor terisolir, tak dilewati angkot – Arenaberita.com

Arenaberita.comGuna mempermudah dan mempercepat proses pertumbuhan ekonomi di daerah terisolir namun masuk dalam kawasan strategis, Pemkab Bogor memberikan bantuan 11 unit angkutan umum jenis minibus ke 11 desa yang ada di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan bantuan mobil angkutan tersebut merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai sarana transportasi kendaraan yang tidak ada angkutan trayek, dan juga membuka daerah yang terisolir.

“Sehingga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di beberapa desa yang sesungguhnya masuk kawasan strategis, namun belum memiliki trayek angkutan umum dan juga digunakan para anak untuk bersekolah serta mengangkut hasil pertanian,” kata Nurhayanti, Kamis (9/2).

Ia menjelaskan, angkutan tersebut nantinya dikelola desa yang sudah berdiri Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Pihaknya juga menjamin, masyarakat yang hendak memanfaatkan angkutan tersebut untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi tidak dipungut biaya.

“Nanti angkutan tersebut dikelola oleh Bumdes di desa masing-masing dan masyarakat yang mengunakan angkutan tersebut tidak dikenakan biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Edi Wardani mengatakan pihaknya akan menambah mobil angkutan ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Bogor.

“Program pembagian 11 unit angkutan desa ini rencananya akan terus dilakukan secara merata di seluruh desa. Tahap pertama untuk 11 desa dulu, yang kemudian kita akan evaluasi terkait keberadaan angkutan tersebut efektif atau tidak agar bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan dan perdampingan terkait bantuan 11 unit minibus di 11 desa itu. Adapun penerima sebelas desa tersebut yakni Desa Kiara Pandak, Desa Cisarua, Desa Cileksa, Desa Pasir Mandang, Desa Kiara Sari yang ada di Kecamatan Sukajaya, sedangkan Desa Benteng, Desa Tegal Waru di Kecamatan Ciampea, Desa Purasari dan Desa Pabangbong Kecamatan Leuwiliang, Desa Banyu Asih Kecamatan Cigudeg, Desa Sirna Rasa Kecamatan Tanjung Sari.

“Saya harap jangan sampai angkutan ini digunakan untuk kepentingan politik, baik itu kampanye atau operasional partai tertentu,” pungkasnya. [cob]

Warga Penjaringan mengeluh tak bisa mencoblos saat Pilgub DKI-ArenaBerita.com

Warga Penjaringan mengeluh tak bisa mencoblos saat Pilgub DKI-ArenaBerita.com

ArenaBerita.comWarga Kebon Tebu, Penjaringan, Jakarta Utara mengeluhkan tak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilgub DKI Jakarta 15 Februari 2017. Sebab masa berlaku KTP mereka telah habis. Hal itu disampaikan warga kepada cagubAnies Baswedan saat kampanye.

“Mau ikut nyoblos pak, tapi enggak punya KTP,” kata Iin saat Anies kampanye di RT 19/17, Kampung Kebon Tebu, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (6/2).

Kepada Anies, Iin menceritakan dirinya memiliki KTP yang masa berlakunya telah habis. Namun saat hendak memperpanjang sekaligus mengganti dengan KTP elektronik, petugas kelurahan tak bisa memperbaharui.

Mendengar keluhan Iin, Anies menyayangkan masih ada warga yang masih belum memiliki KTP sebagai salah satu syarat mencoblos. Anies mengatakan, masalah ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Yang tidak punya KTP, tidak diberi KTP adalah pelanggaran hak politik dan Pemda DKI bertanggung jawab,” kata Anies.

Anies meminta Pemerintah Provinsi DKI menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu sepekan. Sehingga warga yang tidak memiliki KTP bisa mencoblos pada 15 Februari.

“Kami akan bisa menuntut supaya warga Jakarta seluruhnya bisa diberi KTP karena mereka tidak bisa memperbaharui KTP,” kata Anies. [noe]

Potong bantuan ekonomi buat mantan napi, Firdaus ditangkap petugas – ArenaBerita.com

ArenaBerita.com – Polisi menangkap Ketua Yayasan Taratak Jiwa Hati Firdaus alias David (40) yang diduga melakukan pungutan liar terhadap mantan warga binaan Lapas Muaro Klas II A Padang.

“Yayasan ini bermitra dengan Dinas Sosial Kota Padang untuk menyalurkan bantuan ekonomi kreatif terhadap para mantan napi dan dia diduga memotong uang bantuan tersebut,” kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz seperti dilansir Antara, Jumat (3/2).

Ia menerangkan dugaan itu dilakukan pelaku sejak 2016 dalam program bantuan ekonomi kreatif bagi mantan napi tersebut. Dalam program tersebut, pelaku diduga melakukan pemotongan uang bantuan dari Dinas Sosial mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta.

Ia mengatakan penangkapan ini berawal dari adanya laporan dari pihak korban Doni Ronald (34) dan Nurmansyah (54) yang merasa dirugikan terkait dugaan pemotongan santunan itu.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi nomor 187/A/II/2017/SPKT Unit II Polresta Padang pada Kamis (2/2) Dari keterangan yang didapat dari korban, mereka berdua mendapatkan bantuan sebesar Rp 5 juta dari program ini.

Namun pelaku sebagai pihak yang melakukan penyaluran bantuan diduga melakukan pemotongan uang tersebut. Setelah mendapatkan informasi, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku.

“Didukung bukti yang kuat, kami langsung menangkap pelaku di yayasan miliknya di Komplek Mukito Permai, Kecamatan Koto Tangah,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita uang sebanyak Rp7,15 juta dan 46 buku tabungan Bank Mandiri atas nama korban.

Ia mengatakan tersangka akan dikenakan sanksi Pasal 8 Tindak pidana Korupsi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dan atau pasal 374 jo 372 KUHP dengan ancaman hukuman paling singkat tiga tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara.

Sementara Ketua Satuan Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Padang, AKBP Tommy Bambang Irawan mengatakan uang yang diduga dipotong itu digunakan untuk memenuhi kebutuhannya tanpa ada persetujuan dari mantan warga binaan.

“Ada sekitar 64 orang warga binaan yang ditangani oleh yayasan tersebut dalam penyaluran bantuan itu,” katanya. [msh]

Topik berita Terkait:
  1. Pungutan Liar
  2. Padang
  3. Jakarta

Disebut pakai ilmu hitam, canda Ahok ‘gue tiup nih kok gak melayang’ – ArenaBerita.com

ArenaBerita.com – Syamsu Hilal Chaniago, salah satu pelapor kasus dugaan penodaan agama, merasakan nuansa mistis ketika menjalani sidang kasus penistaan agama. Tersangka kasus tersebut, Basuki Tjahaja Purnama, tertawa terbahak-bahak saat dituding menggunakan ilmu hitam.

“Hebat dong. Gue tiup loh, ilmu hitam gue tinggi nih. Tapi kok enggak melayang ya,” kelakar Ahok, sapaan Basuki, di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/2).

Dia justru balik curiga ada pihak yang menyerangnya dengan ilmu hitam. Namun karena tidak mempan sehingga ada informasi atau berita yang menyatakan bahwa dirinya pengguna ilmu hitam.

Ahok mengungkapkan, kasus serupa juga pernah terjadi kala dirinya maju sebagai calon gubernur Bangka Belitung. Ada salah seorang pesaingnya yang mencoba menyerangnya menggunakan ilmu hitam, sayangnya cara tersebut sia-sia.

“Dulu ada lawan gue waktu calon Gubernur Bangka Belitung, dia dah keliling orang pakai ilmu hitam hantam gue, gak mempan, makanya dia bilang ilmu gue tinggi. Padahal ilmu gue cuma pasrah sama Tuhan,” tutup Ahok.

Sebelumnya, Syamsu Hilal Chaniago, merasakan nuansa mistis ketika menjalani sidang sebagai saksi di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

“Ada yang aneh dalam persidangan, ada indikasi tim kuasa hukum Ahok menggunakan magic. Kita perhatikan ada satu orang yang selalu duduk di belakang saksi, selalu itu. Dan ada dua orang lagi kakek-kakek dan nenek-nenek,” ujar Syamsu ketika menghadiri acara diskusi bertajuk Akankah Ahok dipenjara di gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/2).

Syamsu juga mengungkapkan kejanggalan lain yang dirasakannya saat berada di ruang persidangan. Menurut pengamatannya, jaksa penuntut umum selalu mengantuk.

“Yang kemarin di sidang Ahok jaksa pada ngantuk, “kata dia.

Itu sebabnya, Syamsu sampai mendatangkan seorang ahli ruqyah bernama Ustaz Sahal untuk menangkal keanehan itu.

“Nah indikasinya kelihatan kemarin ada perubahan, ustaz Sahal mengatakan ada tiga orang, itu indikasinya,” kata Syamsu.

Syamsu mendatangkan ahli ruqyah agar jangan sampai hal-hal mistis mempengaruhi sikap jaksa dan hakim. [lia]

Salam Agent ArenaDewa :

Topik berita Terkait:
  1. Ahok Djarot
  2. Pilgub DKI
  3. Jakarta

Nasabah KSP Pandawa geruduk rumah Nuryanto, sempat ada ketegangan – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comLantaran uang belum juga dikembalikan, nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa menggeruduk rumah Nuryanto di Perumahan Palem Ganda Asri, Limo, Depok. Nuryanto merupakan pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa.

Para nasabah itu ingin bertemu dengan pendiri KSP Pandawa dan meminta uang dikembalikan. Sejak pagi hingga menjelang malam, para nasabah terus berdatangan.

Sempat terjadi ketegangan antara para nasabah dengan pengelola rumah yang dikontrak Salman Nuryanto. Pasalnya para nasabah diminta untuk meninggalkan rumah itu oleh pengelola.

Nasabah bersikukuh tinggal karena menunggu Nuryanto. Beruntung polisi cepat menanggulangi ketegangan itu. Situasi pun kembali kondusif.

Kemudian petugas meminta pihak pengelola rumah untuk memberikan penjelasan secara detail soal status rumah mewah yang pernah ditempati Nuryanto bersama keluarganya itu. Penjelasan tersebut dilakukan agar para nasabah tidak terus berdatangan ke rumah itu.

Pihak pengelola mengakui jika rumah itu sempat dikontrak Nuryanto sejak tiga tahun lalu. Namun mereka tak mengetahui aktifitas Nuryanto di rumah itu.

“Dia (Nuryanto) sudah ngontrak rumah ini dari tiga tahun lalu. Kebetulan kontraknya habis tanggal 2 Februari ini, makanya kami perlu menegaskan di sini bahwa rumah ini bukan milik Pak Nuryanto,” kata Samino, selaku pengelola, Rabu (1/2).

Lebih lanjut Samino menjelaskan, Nuryanto mengontrak rumah berlantai dua ini dengan harga Rp 40 juta per tahun. Di Perumahan Palem Ganda Asri sendiri, ada 44 rumah yang dikontrak para pengelola Pandawa Group.

“Selama ini pembayarannya tidak pernah bermasalah, termasuk Pak Nuryanto. Kalau yang lain belum habis masa kontraknya, jadi kami tidak mendatanginya,” ungkapnya.

Kapolsek Limo Kompol Imran Gultom yang datang ke lokasi mengatakan, kehadiran aparat kepolisian hanya untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat semakin banyaknya para nasabah yang terus berdatangan.

Imran juga menegaskan, aparat kepolisian tidak akan bertindak sebagai negosiator.

“Jika ada yang merasa dirugikan, silakan melapor ke kantor polisi,” katanya.

Baca juga:
Kantor KSP Pandawa sepi, pengurus tempel pengumuman
Tak beroperasi lagi, kantor KSP Pandawa di Depok digaris polisi
OJK: Masih ada saja pendidikan S3 ikut investasi bodong
Sepanjang 2016, OJK menerima 801 laporan investasi bodong
Nasabah geruduk rumah pendiri KSP Pandawa minta dana dikembalikan
Baru satu nasabah melapor jadi korban penipuan Pandawa Grup
Pasutri ini sampai utang bank demi investasi di Pandawa

Galaknya Antasari Azhar sampai minta SBY tak buat gaduh negeri

ArenaDewa – Kicauan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal juru fitnah dan penyebar hoax tengah berkuasa di akun twitternya @SBYudhoyono, terus menuai komentar dari sejumlah pihak. Ada yang mengomentarinya dengan biasa, ada pula yang bernada galak.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar adalah salah satu yang galak mengomentari kicauan SBY itu. Antasari bahkan meminta SBY tidak membuat gaduh dengan membuat pernyataan di media sosial seolah Presiden Jokowi adalah penguasa hoax.

“Berbicara kebebasan ada undang-undang. Itu sah, masalahnya adalah konten bicara kita. Jangan membuat statemen gaduh, jangan membuat ricuh. Seperti membuat cuitan, yang seakan terkesan penguasa saat ini hoax, saya bukan bela Jokowi, tapi kan negarawan kan tidak begitu. Harusnya beliau menyampaikan, siapapun bebas memberikan komentar, tetapi harus sesuai etika,” kata mantan jaksa ini, Selasa (24/01).

Antasari berharap kegaduhan ini tidak terus dilakukan oleh SBY. Dia meminta SBY jika berkicau di media sosial menyejukkan.

“Saya mengharapkan beliau mantan presiden, kalau tidak mau disebut mantan presiden, oke lah presiden ke-enam lah, kalau komentar atau cuit di twitter harus menyejukan, buat yang saat ini tenang bekerja. Kan bahaya sekali kalau masyarakat yang awan mengira penguasa sekarang hoax,” terangnya.

Dia lantas menceritakan bagaimana dirinya di dalam penjara selama delapan tahun. “Saya pernah di dalam (penjara) delapan tahun, apa saya pernah teriak-teriak?” ujarnya.

Tak cuma kala itu saja Antasari mengomentari kicauan SBY. Sehari sebelumnya, saat menghadiri acara ulang tahun Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Antasari juga sudah angkat bicara soal kicauan SBY tersebut.

“Ada hal yang begitu penting daripada ngeluh-ngeluh begitu,” kata Antasari usai menghadiri pagelaran Teater Kebangsaan ‘TRIPIKALA’ tertawa bersama Megawati Soekarnoputri di TeaterJakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (23/1).

Antasari menyarankan agar SBY mengungkap kasus pembunuhan bos PT Rajawali, Nasrudin Zulkarnaen, yang menyeretnya ketimbang menghabiskan waktu untuk menyampaikan kegundahan di media sosial.

“Saya justru minta bantu SBY, kalau beliau ingin ciut-cuitan, bantu ungkap kasus saya. SBY bongkar kasus saya. Siapa pelaku sesungguhnya,” ujar dia.

“Daripada beliau cuit-cuit enggak karuan mending bantu saya. Bikin cuit-cuit di twitter, kapan negara ini kacau. Orang enggak kacau,” katanya.

Salam Admin ArenaDewa :

Baca juga:
Antasari Azhar minta SBY ungkap kasusnya daripada cuit di twitter
Sindiran Antasari lihat SBY eksis ngetwit daripada bongkar kasus
Antasari harap SBY tak buat gaduh
PDIP dukung Antasari minta SBY ungkap kasus ketimbang nge-tweet
Barisan pendukung cuitan SBY ‘juru fitnah berkuasa’

Kawal Habib Rizieq, Ini Tuntutan FPI – ArenaDewa.com

 Massa Front Pembela Islam (FPI) akan berunjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya pada Senin (23/1/2017). Mereka akan mengawal pemeriksaan Rizieq Shihab.

Rizieq akan diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah. Pemeriksaan Rizieq terjadwal pukul 10.00 WIB.

Pada pukul 08.25 WIB, massa telah berkumpul di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka terlebih dahulu menunaikan shalat Dhuha sebelum berjalan kaki ke Mapolda Metro Jaya.

Salah satu perwakilan massa, mengimbau kepada para peserta aksi lainnya agar tertib saat nanti menyampaikan aspirasinya.

“Aksi hari ini adalah aksi bela ulama. Kita akan kawal pemeriksaan Habib Rizieq. Aksi ini super-super damai,” ujar salah satu massa dari atas mobil komando di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan.

Perwakilan massa itu juga meminta agar para peserta aksi tidak membawa barang-barang berbahaya. Ia juga meminta massa agar jangan mudah terprovokasi.

Adapun tuntutan yang akan disampaikan massa FPI dan GNPF-MUI adalah meminta untuk stop kriminalisasi ulama.

“Kita meminta stop kriminalisasi ulama karna itu ada sebuah provokasi dan pemecah belah bangsa dan kebhinekaan,” Sekretaris Dewan Syuro FPI DPD DKI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin kepada Netralnews.com, Senin (23/1/2017).

Menurut Habib Novel, ulama merupakan garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI, sehingga tidak pantas dikriminalisasi.

“Karna ulama dan umat islam yang dari zaman sebelum kemerdekaan sampai saat ini yang paling terdepan menjaga kedaulatan dari serangan asing dan aseng,” tegas Habib Novel.

Sekedar informasi, Polda Metro Jaya akan memeriksa Habib Rizieq terkait pernyataannya soal logo Bank Indonesia (BI) pada mata uang rupiah baru, yang dinilainya mirip palu arit yang merupakan lambang komunis. Ia dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah dan Solidaritas Merah Putih.