Meski libur, Pemprov Jabar minta pelayanan publik tetap normal – ArenaDewa.com

ArenaDewa.comPemprov Jabar mengeluarkan surat edaran terkait hari libur nasional saat pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2017 pada Rabu (15/2). Meski sudah ditetapkan sebagai libur nasional pelayanan publik di Jabar harus tetap berjalan.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, meski Presiden Joko Widodo menetapkan pada 15 Februari sebagai libur nasional namun khusus di Jawa Barat untuk satuan kerja yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti rumah sakit, puskesmas, telekomunikasi, air minum, listrik, perhubungan dan lainnya tetap harus berjalan normal.

“Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” kata Iwa di Bandung, Senin (13/2).

Iwa mengatakan surat edaran yang ditandatanganinya sudah diserahkan pada Bupati dan Wali Kota di daerah masing-masing. Surat edaran itu merujuk pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tanggal 10 Februari 2017 Nomor B/9/M.KT.02/2017 hal Pelaksanaan Hari Libur.

Dia menyatakan, libur nasional dimaksudkan memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat Jawa Barat dalam menggunakan hak pilih dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2017. Sehingga tidak ada alasan warganya yang memiliki hak suara, khususnya di Cimahi, Bekasi dan Kota Tasikmalaya untuk datang ke TPS.

“Diminta untuk mendorong masyarakat yang memiliki hak pilih dalam Pemilihan Kepala Daerah tahun 2017 untuk memanfaatkan hak pilihnya sesuai ketentuan perundang-undangan,” paparnya.

Pihaknya juga mengingatkan, supaya para pimpinan instansi pemerintah daerah untuk melakukan pengaturan dan pemantauan selama hari libur dan mengambil langkah-langkah peningkatan disiplin sesuai dengan peraturan perundang-undangan. [noe]

Salam Admin ArenaDewa :

Dulu ketinggian air capai 1 meter, kini Pasar Baru bebas banjir – ArenaBerita.com

ArenaBerita.comProgram penanggulangan banjir Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali diuji. Beberapa hari terakhir, Jakarta kembali diguyur hujan deras. Biasanya, sejumlah titik-titik langganan banjir tergenang air dengan ketinggian bervariasi.

Namun, tampaknya program tersebut mulai menunjukkan hasil. Kawasan rawan banjir seperti di Jalan Pintu Besi Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dahulu jika hujan deras terjadi dalam beberapa hari, kawasan ini kerap tergenang air dengan ketinggian 50-60 centimeter.

Bahkan, permukiman warga di Gang Mandor 1-7 yang berada di sepanjang Jalan Pintu Besi, ketinggian air bisa mencapai pinggang orang dewasa pada awal 2015. Akan tetapi, dalam sepekan terakhir kawasan ini bebas dari banjir.

Gang Mandor Pasar Baru 2017 ArenaBerita.com“Banjir selalu di Jalan Pintu Besi Baru. Gang Mandor 1-7. Apalagi Hotel Lautze,” kata salah seorang warga Nur Fauzi (27) saat berbincang dengan ArenaBerita.com, Minggu (12/2)

Fauzi mengatakan program normalisasi dengan mengeruk dan membangun sheet pile (dinding turap) secara bertahap membuat pemukimannya tidak lagi kebanjiran. “2016 Enggak ada. 2017 enggak juga. Got doang penuh tapi enggak sampe ke jalan,” terangnya.

Dia bercerita, dulu sebelum Jakarta dipimpin Joko Widodo dan Basuki T Purnama, banjir di tempat tinggalnya bisa mencapai lebih dari 1 meter. Ketinggian itu telah sampai atap rumah. “Malah dulu pernah sampai atap. Rata-rata banjir sebelum dikeruk. Sebelum Jokowi Ahok jabat,” tutur Fauzi. [ded]