Blitar (03/03), Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Prof. Hariono dengan rombongannya turun berkunjung ke beberapa desa di Blitar salah satunya Desa Sawentar Kab, Blitar, Jawa Timur

Prof. Hariono melakuakan safari Pancasila agar warga desa di Blitar belajar menggali nilai-nilai kebijakan Pancasilan dalam praktik kehidupan sehari – hari.

Hariono mengakatan “Kerukunan antar umat beragama terjaga dengan baik karena saling menghormayi, praktek berkeutuhan dilaksanakan secara berkebudayaan”

Di Desa Sawentar terasa sekali Nilai Pnacasila menjadi praktek dalam hidup keseharian mereka, Masyarakat hidup rukun dan penuh gotog royong sehungga dinobatakan sebagai desa teladan tingkat provinsi dan nasional dalam merawat tradisi dan budaya.

Kehadiran rombongan dari ketua BPIP di Desa Sewantar mendabat sambutan hangat dari Ketua Lembaga Adat yang bernama Jaelani beserta pengurusnya dan juga Keepala Desa Sewentar Sunota beserta peranfkatnya.

Ketus Lembaga Adat Jaelani menyampaikan “kedamaian hidup sehari hari dapat dirawat dengan asumsi bahwa hidup damai tidak harus menunggu kehidupan di Surga setelah mati.”

menurutnya kita semua dapat hidup damai penuh kebahagiaan di duni ini dengan cara menerapkan jiwa gotong royong.

Hal yang sengat inspirtif adalah masyarakat desa Sawentar yang telah melakukan reinterpresati secara kreatif terhdap tradisi dan budaya. Contohnya, kbiasaan penafsiran bahwa kendaraan mobil yang digunakan untuk mengangkut mayat dapat menimbulkan balak.

Interpretasi baru bahwa kendaraan mobil yang digunakan utnuk mengangkut mayat merupakan bagian dari ibadah. Sehingga kini banyak pemilik mobil pick up dengan senang hati menawarkan mobilnya untuk mengangkut mayat atau kegiatan sosial lainya.

Nilai – nilai Pancasila telah menjadi laku hidup sebagaian besar masyarakat desa Sawentar seperti gotong royong membangun kampung, atau banyak warga yang menawarkan lahannya untuk jalan secara sukarela.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here