Bandung 27/03, dipelopori oleh Trie Utami adanya 5 group musik Heavy Metal yang turut hadir bersama Plt. Kepala BPIP, Prof. Hariyono, dan lima grup musik musik heavy metal seperti Musik Jasad, Kaluman, Disinfected, Turbiity, dan Gore n Famous.

Yang diselenggarakan di Caf Panas Dalam tepatnya terletak di Jalan Flores Kota Badung. Trie Utami menjelaskan bahwa ada kurang lebih 100 grup musik metal di Bandung yang bergabung dalam komunitas Bandung Death Metal pada pembukaan acara, kang man Vokalis grup band jasad menambahkan bahwa komunitas Bandung Death Metal Selama ini sudah terbiasa dengan hidup bergotong royong.

Komunitas Bandung Death Metal memiliki dana komunal di pergunakan untuk membantu anggota komunitas dalam hak kegiatan seperti melakukan tour ke luar negeri, mengadakan event sehingga komunitas akan bergotong royong mengumpulkan dana untuk anggota yang membutuhkan.

Setiap melakukan tur atau manggng ke Luar Negeri anggota komunitas selalu membawa Bendera Merah Putih dan Lambang Burung Garuda untuk diletakkan di atas panggung saat pentas, momen inilah kesempatan untuk mengharumkan Indonesia di tingkat Dunia.

“Hasil dari penjualan merchandise distro selain di pergunakan mereka untuk kebutuhan bermusik, dna tersebut juga dipai untuk menyalurkan bantuan bagi anak-anak korban bencana alam di berbagai wilayah, kami juga aktif mendirikan rumah-rumah baca bagi anak anak agar memiliki kebiasaan membaca sejak dini” ungkap Trie Utami.

Plt, Ketua BPIP, Prof. Hariyono menyampaikan rasa terima kasihnya, karena pada malam itu dapat belajar dan menemukan mutiara pancasila dari komunitas Bandung Death Metal. Sang Profesor melihat ada spirit kejayaan bangsa Indonesia di dalam diri anak-anak muda metal tersebut. Ditambah lagi ketakjubannya setelah mengetahui bahwa melihat karya-karya musik mereka sudah mendunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here