China Luncurkan Layanan Taksi Robot Tanpa Sopir

1 bulan yang lalu 22

Jakarta -

Aplikasi pencarian asal China, Baidu Inc mengumumkan telah memperoleh izin mengoperasikan robotaxi tanpa pengemudi di Chongqing dan Wuhan. Ini merupakan yang pertama bagi negeri Tirai Bambu tersebut.

Langkah ini disebut potensi kenyamanan transportasi China dengan teknologi baru. Di kota-kota lain tempat robotaxi perusahaan beroperasi seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen, Baidu masih harus memiliki pengemudi keselamatan di kursi penumpang.

"Kami akhirnya sampai pada saat yang dinanti-nantikan oleh industri," kata Wakil Presiden dan Kepala Petugas Operasi Keselamatan Baidu's Intelligent Driving Group, Wei Dong dikutip dari CNN, Selasa (9/8/2022).

Dengan diperolehnya izin, Baidu akan menyediakan layanan robotaxi tanpa pengemudi di country yang ditentukan. Di Wuhan, waktu operasional dari pukul 9.00 hingga 17.00 dan di Chongqing dari pukul 09.30 hingga 16.30 waktu setempat.

"Layanan akan dibatasi pada tahap awal, dengan hanya lima robotaxi yang beroperasi di setiap kota," tuturnya.

Upaya China mempercepat uji coba dan izin kendaraan otonom datang ketika regulator Amerika Serikat (AS) juga mendorong kebijakan yang sama. Pada Juni, perusahaan self-driving Cruise memperoleh izin di California untuk membebankan tarif perjalanan tanpa pengemudi di San Francisco.

Pada Juli, Reuters melaporkan bahwa Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional membuka penyelidikan atas kecelakaan kendaraan self-driving Cruise yang mengakibatkan cedera ringan.

Lihat juga Video: Resor di China Lockdown, 80 Ribu Turis Terjebak

[Gambas:Video 20detik]

(aid/eds)

Sumber:

Disclaimer: Semua artikel dan gambar berasal dari sumber resmi yang telah kami cantumkan pada bagian akhir artikel. Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email [email protected]