Kejagung Dalami Korupsi Penjualan Tanah Anak Perusahaan Adhi Karya

1 bulan yang lalu 3

Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Komisaris PT Cahaya Inti Cemerlang berinisial ARS terkait dugaan korupsi penjualan tanah di Kelurahan Limo, Depok, Jawa Barat. APR merupakan anak perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) PT Adhi Karya yang bergerak di bidang properti.
 
"Saksi ARS diperiksa untuk menerangkan kuasa Direktur Utama kepada Nurulfalah sekalu Direktur untuk melakukan penjualan tanah di Kelurahan Limo (blok Kramat) seluas 20 hektare kepada PT APR dan termasuk dana yang diterima dari PT APR," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Dia menerangkan penyidik Gedung Bundar sedang mengusut dugaan korupsi oleh APR terkait pembelian bidang tanah pada 2012 sampai 2013. Selain di Limo, tanah yang dibeli APR dari Cahaya Inti Cemerlang juga terletak di Kelurahan Cinere, Depok. Rencananya, tanah tersebut akan digunakan sebagai lahan pembangunan perumahan atau apartemen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Selain ARS, pihak jaksa penyidik juga memeriksa saksi berinisial S selaku staf notaris Ahmad Budiarto. Pemeriksaan difokuskan terkait pengurusan pembuatan peta bidang tanah milik Cahaya Inti Cemerlang yang akan diproses ke sertifikat hak guna bangunan (SHGB).

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dimaksud," jelas Ketut. 
 
Sebelumnya pada Senin, 4 Juli 2022, Kejagung juga telah memeriksa Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok berinisial SA. Dia diperiksa sebagai saksi.
 

(LDS)

Sumber:

Disclaimer: Semua artikel dan gambar berasal dari sumber resmi yang telah kami cantumkan pada bagian akhir artikel. Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email [email protected]