Gerbang Tol Ditutup imbas demo depan DPR. Foto: Dok. Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT)
Jakarta, Arena Berita –
Aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026) berlanjut hingga Jumat (28/8) dini hari. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian netizen di X.
Sejumlah topik terkait aksi bertengger di jajaran trending topic X Indonesia, di antaranya #WargaJagaWarga, Tanah Abang, #demo, dan RUU Perampasan Aset.
Dikutip dari detikNews, hingga pukul 03.00 WIB, massa masih terlihat berkumpul di sejumlah titik kawasan Slipi dan Petamburan. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Jenderal Gatot Subroto juga belum sepenuhnya normal.
Pada pukul 05.25 WIB, detikNews melaporkan sejumlah gerbang Tol Dalam Kota masih ditutup sementara. Jasa Marga mengimbau pengendara menggunakan jalur alternatif melalui Tol Layang Ir Wiyoto Wiyono atau JORR.
Di X, sejumlah netizen menggunakan tagar #WargaJagaWarga untuk menyampaikan informasi situasi terkini sekaligus mengingatkan masyarakat agar berhati-hati.
Salah satu unggahan yang dibuat sekitar pukul 05.19 WIB menyebut kondisi di sekitar Slipi masih ramai. “Terpantau pukul 05.19 masih terjadi bentrokan, akses kereta masih lumpuh, di bawah flyover Slipi masih Full chaos, stay safe everyone #wargajagawarga.”
Unggahan lain membagikan kondisi perjalanan kereta dari arah Serpong menuju Tanah Abang. “Suasana pagi ini di stasiun Palmerah, kereta Rute St.serpong-St.Tanah Abang tidak sampai ke St. Tanah Abang, hanya berhenti di St. Palmerah.”
Informasi mengenai perjalanan KRL memang menjadi perhatian karena sejumlah stasiun berada dekat dengan kawasan aksi. Sebelumnya, KAI Commuter telah menyiagakan personel tambahan di sejumlah stasiun strategis, termasuk Palmerah dan Tanah Abang.
Selain memberikan informasi situasi, sejumlah pengguna X mengunggah pesan agar masyarakat berhati-hati ketika berada di sekitar lokasi aksi. “#WargaJagaWarga hati hati guyssss, lihat kanan kiri yaaaaa, duhhh.”
Ada pula netizen yang menyampaikan pesan agar peserta aksi maupun warga yang berada di sekitar lokasi dapat pulang dengan selamat. “Pulanglah, Sampai rumah dengan selamat ya, itu kemenangan juga… #WARGAJAGAWARGA.”
Pesan-pesan tersebut memperlihatkan bahwa tagar #WargaJagaWarga tidak hanya digunakan untuk membahas aksi, tetapi juga menjadi wadah berbagi informasi kondisi lapangan dan imbauan keselamatan.
Sementara itu, beberapa jam sebelumnya, sekitar tengah malam ketika aksi 27 Agustus disebut telah selesai, muncul pula seruan agar massa meninggalkan kawasan DPR dan tidak melakukan tindakan yang merusak. “Pulang kalian wey jgn buat makar, demo 27 Agustus di DPR RI sdh selesai. Jgn rusak jakarta.”
Di tengah perkembangan aksi, RUU Perampasan Aset juga menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan. Isu tersebut memang menjadi salah satu tuntutan utama demonstran pada 27 Agustus. Dalam audiensi dengan massa, DPR menyampaikan target agar RUU Perampasan Aset disahkan paling lambat 15 Desember 2026.
Sementara situasi di lapangan masih berkembang pada Jumat pagi, masyarakat yang hendak melintas di sekitar DPR, Slipi, Palmerah, dan Tanah Abang perlu memperhatikan pembaruan resmi mengenai kondisi lalu lintas dan transportasi.
Sumber: detik















