Home / Daerah / Karhutla Dekati Kantor Pemko Palangka Raya, Asap Masuk Ruang Kerja

Karhutla Dekati Kantor Pemko Palangka Raya, Asap Masuk Ruang Kerja

Kobaran api membakar lahan di Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (18/10/2026). (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)

Arena Berita — 

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam kawasan perkantoran Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kobaran api di Jalan Soekarno, Kamis (22/10) siang, hanya berjarak beberapa meter dari gedung perkantoran.

Kepulan asap pekat dari kebakaran tersebut bahkan masuk ke ruang kerja aparatur sipil negara (ASN). Kondisi itu terjadi ketika api menjalar di lahan gambut sekitar kompleks perkantoran dan mendekati bangunan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya, Berlianto, menduga kebakaran berasal dari sisa titik api pada kejadian sebelumnya di lahan belakang Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya.

“Kalau kita lihat arahnya, sebenarnya dari bekas kejadian kemarin yang ada di belakang, persisnya di area belakang BNN Kota Palangka Raya,” kata Berlianto, Kamis, dikutip dari detikKalimantan.

Menurutnya, tim satuan tugas (satgas) karhutla telah bersiaga sejak kobaran api masih kecil. Namun, upaya pemadaman sempat terkendala embusan angin kencang yang membuat petugas kesulitan mendekati titik kebakaran.

“Dari mulai api itu masih kecil, kita sudah mau masuk ke dalam. Hanya memang anginnya terlalu kencang, jadi kita berhadapan dengan angin,” ujarnya.

Petugas kemudian bergerak lebih intensif setelah embusan angin mereda dan berubah arah.

Langkah tersebut dilakukan karena api telah menjalar mendekati dinding bangunan kantor, sementara asap mulai masuk ke dalam ruangan.

Satpol PP bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas Karhutla Kota Palangka Raya kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan di sekitar lokasi. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas hingga mencapai bangunan utama perkantoran.

Baca Lagi  Ada Keanehan Bali di Libur Nataru: Turis Ramai, tapi Hotel Sepi

“Memang kalau asap, karena terlalu dekat, jadi masuk ke dalam kantor,” tuturnya.

Penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dikendalikan. Petugas juga melakukan pendinginan pada lahan gambut untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersimpan di dalam tanah dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dugaan bahwa api berasal dari sisa kebakaran sebelumnya menjadi perhatian dalam penanganan kejadian ini. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memastikan area bekas kebakaran benar-benar padam agar api tidak kembali menyala dan mengancam kawasan di sekitarnya.

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *