Home / Daerah / Warga Desa Binjai Bantah Isu Dugaan Pencemaran Debu dari Kilang Padi Agung Sri Makmur

Warga Desa Binjai Bantah Isu Dugaan Pencemaran Debu dari Kilang Padi Agung Sri Makmur

Sergai, Arena Berita –

Warga Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Binjai membantah isu soal dugaan pencemaran lingkungan adanya debu yang dikaitkan dengan aktivitas perusahaan Kilang Padi CV Agung Sri Makmur di Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (29/10/2026).

Sejumlah warga menegaskan kondisi lingkungan di wilayahnya tidak seperti yang dinarasikan di pemberitaan, mulai dari isu pencemaran adanya debu hingga kabar warga mengalami gatal-gatal akibat aktivitas perusahaan disebut tidak benar.

“Kami selaku warga Dusun 2 dan Dusun 3 menyampaikan bahwa informasi yang berkaitan dengan masalah debu perusahaan kilang padi yang ada di lingkungan kami itu adalah tidak benar,” ungkap warga yang terdiri dari kaum bapak-bapak dan emak-emak.

Selain itu, warga juga menepis isu bahwa saat operasional perusahaan debunya sampai ke rumah, nempel di baju jemuran maupun jok kereta (sepeda motor).

“Udara juga tidak ada masalah. Tidak ada debu yang mengganggu warga,” ujar PM dan Bang Am warga setempat. 

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Binjai, MZ Saragih menyayangkan adanya upaya dari pihak tertentu yang dinilai menggiring warga untuk memberikan pernyataan yang tidak sesuai fakta.

“Saya sudah sampaikan kepada warga untuk tidak terlalu larut dalam giringan opini yang terlalu membesar-besarkan isu adanya pencemaran debu dari kilang padi tersebut,” tuturnya. 

Menurut MZ Saragih, dugaan pencemaran harus dibuktikan secara ilmiah melalui uji laboratorium oleh instansi berwenang, bukan lewat potongan informasi yang belum tentu kebenarannya guna menghindari fitnah dan berita bohong. 

Ia juga menyebut selama ini pemilik perusahaan bersikap sangat kooperatif dan perhatian kepada warga setempat dengan membuka lapangan kerja khususnya tenaga kerja bongkar muat bagi warga yang tergabung di serikat pekerja. 

Baca Lagi  Seorang Polwan di Lampung Gendong Bayinya saat Amankan Idul Adha: Tak Ada yang Jaga

“Pemilik perusahaan sangat terbuka dan perhatian kepada warga setempat dengan adanya lapangan kerja yang diberikan kepada kami warga Desa Binjai khususnya Dusun 2 dan Dusun 3, dengan adanya kilang padi ini warga sangat terbantu,” ucap pria yang juga Ketua Satgas FSPTI-KSPSI Tebing Tinggi – Sergai ini.

Ia mengimbau semua pihak untuk tidak menyebar informasi yang belum terverifikasi dan menjaga kondusivitas lingkungan.

“Jangan mengganggu kenyamanan dan ketenteraman warga Desa Binjai, selama ini kami tidak pernah ada masalah dengan perusahaan,” tegasnya. 

Di sisi lain, MZ Saragih menyebut keberadaan perusahaan tersebut justru memberi kontribusi positif bagi warga Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Binjai terutama dalam kegiatan sosial saat bulan Ramadhan.

“Saat memasuki bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, perusahaan melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan beras kepada warga setempat. Kami berterima kasih kepada pihak perusahaan karena banyak nilai positif yang diterima lingkungan,” tutupnya.

(Nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *