Home / Kesehatan / Tiga Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih, 741 KK Terdampak

Tiga Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih, 741 KK Terdampak

BPBD Kabupaten Lamongan mendistribusikan air bersih sebanyak 40 .000 liter air. (Foto: BPBD Lamongan)

Lamongan, Arena Berita –

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan tiga kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak.

“Kekeringan melanda tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sarirejo, Ngimbang, dan Bluluk. Ketiadaan hujan selama musim kemarau telah mengakibatkan berkurangnya sumber air bersih sebagai kebutuhan pokok warga,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Dia menyebut sebanyak 741 kepala keluarga (KK) mengalami krisis air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan bersama pihak terkait mendistribusikan air bersih sebanyak 40 ribu liter ke tiga lokasi.

“Distribusi dilakukan pada Rabu, 5 Agustus 2026,” kata Abdul.

BPBD Kabupaten Lamongan mendistribusikan air bersih sebanyak 40 .000 liter air. (Foto: BPBD Lamongan)

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana kekeringan untuk selalu mempersiapkan diri dan bersiaga menghadapi potensi bencana akibat kemarau. Adapun antisipasi yang dapat dilakukan antara lain bersikap selektif dan bijak menggunakan air bersih, serta menyiapkan cadangan air bersih yang cukup untuk keluarga.

Sementara itu, pemerintah daerah diimbau agar rutin mendistribusikan air bersih dan melakukan pengeboran sumur-sumur warga untuk mendapatkan pasokan air yang lebih banyak. BNPB terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BPBD di seluruh Indonesia untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

Sumber: MetroTV

Baca Lagi  BRIN: Banyak Khasiat Makan Tempe, Ini Efek Dahsyatnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *