Ilustrasi – Bendera Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py.
Islamabad, Arena Berita –
Tim Amerika Serikat (AS) dan Iran kemungkinan akan menggelar putaran kedua perundingan yang melibatkan tim teknis masing-masing di ibu kota Pakistan dalam waktu dekat, paling cepat pada Senin (20/4), menurut sumber pemerintah Pakistan kepada Anadolu, Sabtu.
Sumber yang meminta namanya dirahasiakan itu menyebutkan tim teknis dari kedua pihak diperkirakan bertemu di Islamabad untuk putaran berikutnya, “kemungkinan besar pada Senin,” guna merampungkan kesepakatan atas konflik yang telah berlangsung selama beberapa pekan antara AS dan Iran yang berdampak pada pasokan energi global dan kehidupan sehari-hari di kawasan Timur Tengah.
“Begitu mereka mencapai draf, Presiden Donald Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, serta sejumlah kepala negara penting lainnya akan segera terbang ke ibu kota (Islamabad) untuk menandatangani kesepakatan tersebut,” kata seorang sumber, merujuk pada sejumlah laporan bahwa selain Trump dan Pezeshkian, para pemimpin negara kawasan juga diperkirakan akan hadir dalam penandatanganan kesepakatan itu.
Para negosiator dari kedua pihak yang berkonflik terus bertukar pesan melalui Islamabad sejak berakhirnya putaran pertama perundingan pada 11–12 April di Islamabad, untuk mencapai “pemahaman maksimal” sebelum memasuki tahap berikutnya dari perundingan yang dinantikan, tambah sumber tersebut.
Kepala Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Asif Munir pekan ini menggelar pembicaraan langsung dengan pimpinan sipil dan militer Iran di Teheran, di mana Iran menyatakan Selat Hormuz dibuka untuk kapal komersial.
Presiden AS Donald Trump, Kamis (16/4) mengatakan bahwa jika kesepakatan tercapai dengan Iran, ia kemungkinan akan pergi ke Islamabad untuk menghadiri penandatanganan.
“Saya akan pergi ke Pakistan, ya. Pakistan sangat luar biasa … Jika kesepakatan ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan datang,” kata Trump kepada wartawan.
Seorang pejabat pemerintah Pakistan yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Anadolu bahwa persiapan logistik telah dimulai untuk menyambut delegasi AS dan Iran, serta awak media yang akan meliput acara tersebut.
Pada Jumat (17/4), media AS melaporkan bahwa perundingan diperkirakan berlangsung pada Senin di Islamabad. Namun, belum ada pengumuman resmi dari pihak mana pun mengenai jadwal pasti putaran berikutnya.
Sumber Iran yang mengetahui proses negosiasi mengatakan para negosiator dari kedua pihak diperkirakan tiba di Islamabad pada Minggu, menurut laporan CNN.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Jumat menyatakan bahwa Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka” untuk seluruh kapal komersial. Keputusan tersebut diambil “sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon,” katanya melalui platform media sosial X.
Sumber: Antara















