Home / Internasional / Imbas Pasokan Melimpah Ruah, Durian Malaysia Dibagikan Gratis

Imbas Pasokan Melimpah Ruah, Durian Malaysia Dibagikan Gratis

Foto: Ilustrasi penjual durian di Malaysia. (Dok. Pexels)

Arena Berita – 

Selama beberapa hari terakhir, pemandangan unik terlihat di Tampines, sebuah wilayah yang ramai di bagian timur Singapura. Antrean panjang warga mengular hingga sekitar dua blok, demi mengantre di sebuah kios buah bernama Durian Ninja. Laporan BBC menyebut para warga ini rela mengantre dengan sabar bukan untuk berburu diskon biasa, melainkan untuk mendapatkan buah durian secara gratis.

Tidak tanggung-tanggung, kios ini menggelontorkan sekitar 600 kg durian per hari untuk menyukseskan aksi bagi-bagi tersebut. Bagi pencinta durian yang biasanya harus merogoh kocek dalam-dalam, fenomena ini tentu bak ketiban durian runtuh.

Durian yang biasanya dibanderol dengan harga kisaran US$ 20 (sekitar Rp358 ribu) per buah, kini harganya anjlok hingga setengahnya, atau bahkan dilepas secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Penyebab Di Balik ‘Banjir’ Durian

Usut punya usut, kemurahan hati para pedagang ini bukan tanpa alasan. Diskon besar-besaran hingga aksi bagi-bagi durian gratis ini didorong oleh kelebihan pasokan (oversupply) yang terjadi di seberang perbatasan, yaitu di Malaysia.

Malaysia sendiri dikenal sebagai salah satu raksasa produsen durian global, dengan catatan produksi normal mencapai sekitar 550.000 ton per tahun.

Ketika musim panen raya menghasilkan buah yang jauh melebihi kapasitas serapan pasar, para pedagang di Singapura harus memutar otak agar stok durian segar mereka tidak membusuk sia-sia. Menurunkan harga secara drastis hingga membagikannya gratis menjadi strategi jitu untuk menghabiskan stok sekaligus menyenangkan hati pelanggan.

Cherng, 69 tahun, yang sedang mengantre di Singapura, mengatakan kepada BBC bahwa ia makan durian hampir setiap hari. Bagi dia dan keluarganya, ini adalah kesempatan langka untuk menikmati durian berkualitas baik, dan terkadang dengan harga hampir setengah dari harga normal.

Baca Lagi  Bendera Dikibarkan Usai Israel Klaim Rebut Kastil Beauford di Lebanon

Bagi para pencinta durian di Singapura dan Malaysia, kondisi ini menjadi kesempatan langka untuk menikmati “raja buah” dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Mereka pun mulai memadati kios buah tempat durian dijual dengan diskon besar atau, jika beruntung, diberikan secara gratis.

Meski begitu, saat para pecinta durian berpesta, ada para petani Malaysia yang merasa kecewa.

Mereka mengatakan bahwa kelebihan pasokan ini, atau yang oleh banyak orang disebut sebagai “tsunami durian”, adalah hasil dari ledakan selama satu dekade, di mana warga Malaysia berbondong-bondong terjun ke pertanian durian untuk memanfaatkan meningkatnya permintaan dari China.

“Dulu, banyak orang menebang pohon karet atau kelapa sawit mereka untuk diganti menjadi pohon durian. Banyak pohon durian [yang ditanam saat itu] sekarang baru mulai berbuah,” kata Lu Yuee Thing, pemilik beberapa perkebunan durian di dekat kota Raub, Malaysia.

Selama satu dekade terakhir, ekspor durian Malaysia, khususnya ke China, melonjak karena didorong oleh varietas unggulan seperti Musang King, yang dijuluki Hermès-nya durian oleh masyarakat China.

“Seiring popularitas Musang King meningkat, banyak orang terjun ke [pertanian] Musang King”, kata Lee Wah Chong, yang mengelola resor mewah dan perkebunan durian di Malaka.

Banyaknya petani yang menanam varian Musang King mengakibatkan kelebihan pasokan yang efeknya menekan harga di seluruh pasar durian Malaysia dan berdampak pada ekspor.

Desember lalu, Lu menjual durian Musang King-nya kepada pengecer dengan harga rata-rata 13,50 ringgit. Bulan ini, Lu mengatakan dia hanya bisa menjualnya dengan harga setengahnya.

Han mengatakan dia terpaksa memangkas harga Musang King-nya hampir sepertiga, menawarkannya kepada pelanggan dengan harga 50 ringgit per kilogram.

“Tekanan pasar terlalu tinggi bagi saya, saya mencoba untuk menutupi kerugian dengan keuntungan dari buah lain yang ia tanam, seperti pisang,” katanya.

Baca Lagi  Pertahanan Udara UEA Berhasil Cegat Serangan Rudal dan Drone Iran

Sementara itu, banyak toko masih memiliki kelebihan stok durian sehingga mereka harus menggunakan promosi kreatif agar buah terjual.

Sebuah kios durian di  Pahang, Malaysia, menarik perhatian daring karena promosi “sepuasnya”, di mana pelanggan pulang dengan karung yang penuh hingga meluap dengan durian hanya dengan 100 ringgit.

Di Singapura, tempat Durian Ninja membagikan buah gratis, pemilik kios Kee Eng Chai mengatakan dia ingin memberikan kembali kepada masyarakat.

Durian gratis tersebut langsung habis dalam satu atau dua jam. Sisanya dijual dengan harga serendah S$1 ($0,80; £0,60) per buah untuk porsi kecil seukuran telapak tangan.

Sumber: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *