Home / Olahraga / WBC Umumkan Dua Duel Juara Dunia di Jepang pada 27 September

WBC Umumkan Dua Duel Juara Dunia di Jepang pada 27 September

Poster duel tinju Takuma Inoue melawan Tenshin Nasukawa (pertama kiri) melawan Takuma Inoue (kedua kiri) dan Ricardo Malajica (pertama kanan) melawan Tomoya Tsuboi (kedua kanan) dalam laman World Boxing Council yang dipantau di Jakarta, Selasa ( 22/9/2026). (Laman resmi WBC)

Arena Berita – 

World Boxing Council (WBC) mengumumkan dua duel perebutan gelar juara dunia akan berlangsung di Jepang pada 27 September mendatang dalam pertarungan Takuma Inoue lawan Tenshin Nasukawa serta Ricardo Malajica lawan Tomoya Tsuboi.

“Juara bertahan kelas bantam WBC Takuma Inoue akan melawan Nasukawa dalam pertarungan ulang, sementara Malajica dan Tsuboi akan merebut sabuk super terbang yang lowong,” demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Duel Inoue melawan Nasukawa merupakan salah satu laga yang paling dinantikan di kelas 53,5 kilogram (kg), setelah pertemuan pertama kedua petinju pada November 2025.

Pada pertarungan itu, Inoue meraih kemenangan angka mutlak dalam 12 ronde untuk memberikan kekalahan pertama dalam karier Nasukawa dan merebut gelar juara dunia.

Sejak itu, sang juara memperkuat dominasinya dengan menjatuhkan petinju legendaris Kazuto Ioka dua kali dalam perjalanan menuju kemenangan mutlak lainnya.

Sementara itu, Nasukawa mendapatkan status penantang wajibnya dengan gaya yang memukau dengan mengalahkan mantan juara dunia Juan Francisco “Gallo” Estrada.

Dengan kedua petinju Jepang yang berada di puncak kemampuan mereka, pertarungan ulang mendatang akan menyelesaikan persaingan untuk selamanya tentang siapa yang berkuasa di tinju Jepang dan memimpin elit kelas bantam global.

Inoue akan naik ring mempertaruhkan sabuk juaranya dengan membawa rekor 22 kemenangan termasuk lima knockout (KO) dan dua kekalahan. Sementara, Nasukawa dengan rekor delapan kemenangan (tiga KO) dan satu kekalahan, bertekad membalas kekalahan untuk merebut sabuk juara dunia.

Baca Lagi  Binpres PBSI Siapkan Program Akselerasi Atlet

Sedangkan, Malajica dan Tsuboi akan bertemu dalam pertarungan internasional untuk merebut sabuk juara dunia kelas super terbang (52,1kg) WBC yang lowong sebagai laga pendukung utama.

Petinju tuan rumah yang tak terkalahkan Tsuboi akan menjamu Malajica asal Afrika Selatan untuk menentukan raja baru di kelas super terbang.

Tsuboi, yang didukung oleh karier amatir yang gemilang, telah melakukan transisi mulus ke dunia profesional, dengan rekor sempurna, tiga kemenangan (dua KO) dan satu laga tanpa hasil.

Dikenal karena keahlian teknis, gerakan kaki, dan kontrol ring yang luar biasa, petinju Jepang ini bertujuan untuk mengakhiri kenaikan pesatnya di hadapan para penggemar di negaranya sendiri.

Namun, yang menghadangnya adalah Ricardo Malajica yang lebih berpengalaman dengan rekor 17 kemenangan (12 KO) dan dua kekalahan.

Malajica seorang petarung yang terbukti andal di lingkungan bertekanan tinggi dan memiliki kekuatan KO yang berbahaya. Ia akan melakukan perjalanan ke wilayah yang penuh tekanan dengan tekad untuk memanfaatkan jangkauan dan kekuatan pukulannya untuk membawa Sabuk Hijau dan Emas kembali ke Afrika Selatan.

Dua gelar juara dunia, gaya bertarung yang kontras, dan urusan yang belum terselesaikan. Panggung telah disiapkan untuk tanggal 27 September di Tokyo untuk sebuah acara besar di bawah bendera WBC.

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *