Home / Ekonomi / Demi Tekan Emisi, Industri Logistik Mulai Beralih ke Armada Listrik

Demi Tekan Emisi, Industri Logistik Mulai Beralih ke Armada Listrik

Direktur Utama PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (JBL) James Budiarto menyampaikan paparannya dalam acara konferensi pers dan media briefing di Gedung BNI BSD, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2026). ANTARA/Vina Ashari

Jakarta, Arena Berita –

PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (JBL) resmi menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui kemitraan strategis perolehan fasilitas pembiayaan hijau (green loan) senilai total Rp150 miliar.

Langkah konkret ini menandai dimulainya era baru transformasi industri logistik nasional menuju ekosistem yang ramah lingkungan (green logistics).

Direktur Utama Jasa Berdikari Logistics James Budiarto menyampaikan bahwa untuk tahap awal pada Juni, sebanyak 50 unit truk listrik siap direalisasikan untuk operasional.

Unit kendaraan tersebut masuk dalam bentuk completely knocked down (CKD) yang proses perakitannya dilakukan oleh PT Indomobil.

“Harapan kita minimal tahun ini adalah sekitar 100 unit yang akan direalisasikan,” ujar James di Jakarta, Senin.

Melalui kerja sama tersebut, JBL menargetkan pengadaan total 500 unit truk listrik (electric vehicle truck) yang akan direalisasikan secara bertahap hingga 2030 guna menekan emisi karbon.

Dari total fasilitas pembiayaan Rp150 miliar yang dikucurkan BNI, sebesar Rp120 miliar dialokasikan khusus untuk kredit investasi armada masa depan itu.

Alokasi ini digunakan untuk mendatangkan 150 unit armada truk, yang mencakup 100 unit truk listrik diutamakan model N90 tipe boks dan 50 unit sisanya berupa truk diesel.

James menambahkan proyeksi pengadaan 500 unit truk listrik ini awalnya ditargetkan selesai dalam jangka waktu 5 tahun.

Namun, melihat perkembangan pasar dan kebutuhan di lapangan, target tersebut dioptimalkan agar dapat rampung lebih cepat dalam kurun waktu 2 tahun.

Adopsi truk listrik berskala besar ini dinilai menjadi solusi strategis atas tingginya biaya logistik, terutama di wilayah operasional luar Pulau Jawa seperti Palu dan Kendari.

Baca Lagi  Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja Terbaru, Fresh Graduate Bisa Daftar!

James menyampaikan tantangan terbesar logistik di wilayah Indonesia Timur adalah kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi yang memaksa armada mengantre hingga 2 hari 2 malam.

Kondisi tersebut memaksa pelaku usaha beralih ke bahan bakar alternatif nonsubsidi seperti Dexlite yang harganya melambung tinggi.

Tingginya harga BBM fosil ini secara langsung mengerek beban operasional logistik.

“Dulu faktor BBM itu adalah sekitar 30 persen (dari total biaya). Nah, kalau dibayangkan saat ini melejit, (porsi biaya operasional) mendekati 40 sampai 50 persen. Menurut perhitungan kami, ini tidak akan lari dari harus melakukan transformasi ini,” tambahnya.

Penggunaan truk listrik ini diproyeksikan mampu memangkas ketergantungan terhadap BBM secara signifikan, sehingga mengamankan efisiensi jangka panjang perusahaan.

Dari sisi tarif konsumen, efisiensi energi ini membuat JBL mampu mempertahankan komitmen stabilitas penawaran harga layanan pada tingkat sebelum terjadinya lonjakan harga BBM.

Sementara itu, perwakilan BNI Chandra Bahagia selaku Manager Commercial Business Management BNI dan Pgs Wakil Pemimpin Wilayah (WPW) 1 menyatakan bahwa kerja sama pembiayaan ini menjadikan JBL sebagai pionir perusahaan logistik di Indonesia yang mengimplementasikan armada truk listrik dalam skala besar.

BNI berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penyedia dana, tetapi juga sebagai mitra finansial yang mendukung ekosistem hijau dari hulu ke hilir.

Guna mengatasi tantangan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya (charging station), JBL juga telah mengintegrasikan kolaborasi terpadu yang melibatkan pabrikan JAC selaku produsen, PT Indomobil sebagai agen distributor, serta vendor penyedia pengisian daya listrik untuk memastikan kelancaran operasional armada ramah lingkungan ini.

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *