Home / Internasional / Kabinet Keamanan Israel Setuju Pengerahan Pasukan Internasional di Jalur Gaza

Kabinet Keamanan Israel Setuju Pengerahan Pasukan Internasional di Jalur Gaza

Kabinet Keamanan Israel telah menyetujui pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ke Jalur Gaza, Palestina. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Arena Berita — 

Kabinet Keamanan Israel telah menyetujui pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ke Jalur Gaza, Palestina.

Surat kabar berbahasa Ibrani, Israel Hayom, mewartakan para pejabat Israel menyetujui pengerahan pasukan multinasional yang dicetuskan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut.

Namun, pengerahan ini ditentang Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir karena menurutnya kelompok milisi Hamas Palestina belum memenuhi komitmen untuk melucuti senjata.

Hamas telah menolak melucuti senjata sebelum fase-fase gencatan senjata diimplementasikan.

“Hamas belum memenuhi komitmennya untuk melucuti senjata Jalur Gaza, dan oleh karena itu kita juga tidak berkewajiban untuk melakukannya,” kata Ben Gvir, menurut media Yedioth Ahronoth.

Selain menentang ISF, Ben Gvir juga menegaskan kembali dukungannya untuk mendorong emigrasi warga Gaza.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mendukung keputusan tersebut. Ia berujar meski Israel “tidak berhasil dalam hal ini, tidak seharusnya kita menjadi pihak yang menyabotase rencana tersebut.”

“Ini adalah rencana internasional, dan kita mungkin tidak berhasil dalam hal ini, tetapi kita seharusnya tidak menjadi pihak yang menyabotase rencana tersebut,” ujarnya, seperti dikutip Middle East Monitor.

Persetujuan kabinet ini secara efektif mengesahkan pendirian markas besar ISF di dekat Kota Rafah, Gaza selatan.

Berdasarkan kerangka rencana Trump, pasukan ini ditujukan menjadi salah satu dari empat badan yang terlibat dalam administrasi sementara Gaza pasca konflik.

ISF nantinya diharapkan membantu pelatihan unit-unit kepolisian Palestina dengan berkoordinasi bersama mitra regional, termasuk Yordania dan Mesir.

Beberapa tugas lain dari pasukan ISF di antaranya yaitu memantau pembangunan fasilitas kesehatan di Gaza serta memperbaiki infrastruktur vital lainnya.

Baca Lagi  Menteri Kelautan Korsel Undur Diri Gegara Skandal Korupsi Gereja

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *