Foto: dolly parton. (Photo: Williams Sonoma)
Jakarta, Arena Berita –
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan seluruh bendera Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang selama satu pekan sebagai penghormatan kepada legenda musik country Dolly Parton, yang meninggal dunia pada Selasa (25/8/2026) dalam usia 80 tahun.
Melansir Rolling Stone, dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan pada Selasa, Trump menetapkan bendera AS dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih, seluruh gedung dan fasilitas publik, pangkalan militer, kapal Angkatan Laut, serta fasilitas diplomatik Amerika Serikat di dalam maupun luar negeri hingga matahari terbenam pada 1 September 2026.
Sebelumnya, melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut Parton sebagai salah satu penyanyi musik country terhebat sepanjang masa dan mengatakan kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi jutaan orang.
“Tidak pernah ada sosok seperti dia, dan tidak akan pernah ada lagi,” tulis Trump.
Ia juga menyampaikan pesan perpisahan kepada sang legenda musik tersebut dan mengatakan, “Dunia mencintaimu.”
Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker. Timnya menyatakan bahwa Parton meninggal di Vanderbilt-Ingram Cancer Center di Nashville, Tennessee, dikelilingi orang-orang yang dicintainya.
Sosok yang Berusaha Menjauh dari Politik
Penghormatan Trump terhadap Parton datang dari sosok yang sepanjang hidupnya berusaha menjaga jarak dari politik partisan.
Dalam wawancara dengan Nightline pada 2018, Parton menolak menjawab pertanyaan mengenai Trump secara terbuka. Ia mengatakan dirinya memiliki banyak penggemar dari berbagai kelompok politik dan tidak ingin menyinggung siapa pun.
“Saya tidak berkecimpung dalam politik; saya seorang penghibur,” ujar Parton saat itu.
Sikap serupa telah ia tunjukkan dalam pemilihan presiden 2016. Ketika ditanya mengenai Hillary Clinton dan Donald Trump, Parton mengatakan ia menilai Clinton kompeten dan menyatakan akan mendukungnya jika Clinton terpilih. Namun, ia juga menggambarkan perseteruan kedua kandidat tersebut sebagai tontonan politik yang luar biasa.
Parton sendiri dikenal luas bukan hanya sebagai penyanyi dan penulis lagu, tetapi juga sebagai filantropis. Melalui Imagination Library, ia membantu menyediakan buku gratis bagi anak-anak, sementara berbagai kegiatan filantropinya juga mencakup dukungan terhadap penelitian medis dan pendidikan.
Selama karier yang berlangsung selama beberapa dekade, Parton membangun pengaruh yang jauh melampaui musik country. Lagu-lagu seperti Jolene, 9 to 5, dan I Will Always Love You menjadikannya salah satu figur musik Amerika paling dikenal di dunia.
Sumber: CNBC Indonesia














