Putin menilai pertemuannya dengan Zelensky untuk saat ini tidak ada gunanya. Foto: AFP/HANDOUT
Arena Berita —
Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tawaran pembicaraan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Menurut Putin, pertemuan tatap muka dengan Zelensky tidak ada gunanya untuk saat ini.
Pernyataan Putin disampaikan sehari setelah Zelensky merilis surat terbuka, yang berisi permohonan untuk pertemuan tatap muka dengan Putin demi membahas solusi akhir perang Rusia dan Ukraina.
Putin mengatakan surat Zelensky, yang mendesak dirinya untuk “tidak takut mengambil jalan keluar dari perang”, sebagian isinya kasar dan tidak tulus.
“Surat ini berisi beberapa pernyataan yang agak kasar. Apakah itu cara untuk menciptakan kondisi pertemuan tata muka atau cara untuk menghindari pertemuan tatap muka? Saya pikir itu yang kedua,” ungkap Putin.
Ditanya apakah dia akan bertemu dengan pemimpin Ukraina, Putin menyebut pertemuan itu tidak ada gunanya untuk saat ini.
“Satu-satunya hal yang masuk akal bagi pihak Ukraina adalah menghentikan kemajuan pasukan bersenjata kita. Itu saja. Dan kita membutuhkan kesepakatan. Biarkan para ahli bekerja mengembangkan beberapa solusi, dan kemudian kita bisa bertemu,” ujar Putin.
Menanggapi penolakan Putin, Zelensky menyebut sikap tersebut artinya Rusia tidak ingin mengakhiri perang.
“Sayangnya, pihak Rusia sekali lagi memilih perang, semua orang mendengar tanggapannya. Tanggapan yang lemah. Saya pikir tanggapan ini akan mengecewakan banyak orang di dunia,” ungkap Zelensky.
Dia juga mengakui adanya pergeseran prioritas kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang selama ini menjadi mediator Rusia dan Ukraina.
Di lain sisi, Putin menegaskan perang akan berlanjut hingga tujuan tercapai. Sebelumnya dia memang sempat menawarkan Zelensky untuk bertemu di negara ketiga, tetapi hanya jika ada kesepakatan untuk ditandatangani.
“Aksi militer akan berakhir suatu hari nanti, kita berasumsi. Tanpa ragu, aksi tersebut akan berakhir setelah kita mencapai tujuan yang telah kita tetapkan untuk diri kita sendiri,” pungkas Putin.
Sumber: CNN Indonesia















