Home / Daerah / Imbas Kemarau Panjang, Kabupaten Pati dan Magelang Krisis Air Bersih

Imbas Kemarau Panjang, Kabupaten Pati dan Magelang Krisis Air Bersih

Arena Berita  –

Kemarau panjang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Kondisi ini memicu krisis air bersih di Kabupaten Pati dan Magelang.

Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebanyak 29 desa di sembilan kecamatan mengalami kekeringan parah. Untuk membantu warga, Polresta Pati membangun sumur bor permanen di kompleks Polsek Jakenan yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis selain untuk kebutuhan kepolisian.

“Diresmikan sumur bor yang mana sumur bor ini gratis untuk kegunaannya untuk warga di wilayah Jakenan. Mudah-mudahan dengan dibukanya sumur ini meringankan sedikit dari warga yang berdampak kekeringan.” kata Kapolresta Pati, Kombes Pol Sigit, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 16 September 2026.

Polresta Pati juga menyalurkan sekitar 6.000 liter air bersih setiap hari. Dari empat titik sumur bor yang direncanakan, dua di antaranya telah selesai dibangun, yaitu di Jakenan dan di Pucakwangi.

Sementara itu, di Kabupaten Magelang, dampak kekeringan meluas ke 30 desa di 14 kecamatan. BPBD mencatat sekitar 15.000 jiwa atau 2.500 kepala keluarga terdampak. Di Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, warga harus berjalan kaki sejauh 500 meter untuk mendapatkan air bersih.

BPBD Kabupaten Magelang terus menyalurkan pasokan air bersih dan memantau perkembangan dampak kekeringan. Pemerintah daerah optimis kebutuhan air warga dapat terpenuhi hingga Oktober dengan dukungan berbagai pihak.

“Bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih di masyarakat itu untuk di bulan September, Oktober itu kita masih insyaallah aman. Mudah-mudahan nanti di awal November sudah turun hujan,” ucap Kalak BPBD Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto.

Sumber: MetroTV

Baca Lagi  Relawan Berjibaku Evakuasi Jenazah di Bawah Tumpukan Kayu di Kabupaten Agam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *