Home / Kesehatan / Kasus ISPA di Pekanbaru Tembus 13.850, Puskesmas Buka hingga Malam

Kasus ISPA di Pekanbaru Tembus 13.850, Puskesmas Buka hingga Malam

Situasi kabut asap di Kota Pekanbaru, Riau. MI

Pekanbaru, Arena Berita –

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat 13.850 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak 24 Agustus 2026. Peningkatan kasus tersebut dilaporkan terjadi di tengah paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seluruh warga yang tercatat mengalami ISPA telah memperoleh penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di Pekanbaru. Pelayanan diberikan melalui puskesmas maupun rumah sakit rujukan.

“Terhitung sejak 24 Agustus 2026, jumlah warga yang terpapar ISPA mencapai 13.850 orang. Karena paparan kabut asap Karhutla,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendryanto, Selasa, 20 Oktober 2026.

Untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan di tengah polusi udara, Dinkes Pekanbaru memperpanjang jam operasional seluruh puskesmas. Layanan dibuka hingga pukul 21.00 WIB pada Senin hingga Sabtu, sedangkan pada Minggu beroperasi sampai pukul 15.00 WIB.

“Kemudian hari Minggu beroperasi sampai pukul 15.00 WIB. Pengobatan ISPA gratis,” ujarnya.

Selain memperluas waktu pelayanan, Dinkes Pekanbaru meningkatkan sosialisasi mengenai pencegahan dampak polusi udara. Masker juga dibagikan secara gratis kepada masyarakat untuk membantu mengurangi paparan asap.

Warga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama saat kondisi kabut asap semakin pekat.

Dinkes Pekanbaru terus memantau perkembangan kualitas udara serta jumlah pasien ISPA melalui sistem surveilans terpadu. Data terkait penanganan pasien dan kondisi udara diperbarui secara berkala setiap hari pada pukul 12.00 WIB.

Dinkes juga memastikan persediaan obat-obatan dan tabung oksigen di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan masih dalam kondisi aman untuk mendukung penanganan pasien.

“Masyarakat yang mulai mengalami gejala sesak napas atau gangguan saluran pernapasan diimbau untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat untuk memperoleh penanganan medis secara gratis,” pungkasnya.

Baca Lagi  Warga Giritengah Magelang Ikuti Layanan Kesehatan Gratis

Sumber: MetroTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *