Arena Berita –
Jalur perdagangan maritim di Selat Hormuz mulai kembali dibuka usai Amerika Serikat mencabut blokade pelabuhan Iran sesuai dengan kesepakatan baru yang dicapai Washington dan Teheran.
Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu 20 Juni 2026, kapal kargo dan kapal tanker minyak terlihat berlayar dan berlabuh di perairan dekat pelabuhan Muttrah di Muscat, Oman. Aktivitas ini menandakan mulainya pemulihan lalu lintas maritim di Selat Hormuz.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat atau Centcom menyatakan pasukan Amerika tidak lagi menghalangi pergerakan kapal menuju maupun keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran. Meskipun demikian kapal-kapal perang Amerika tetap berada di kawasan untuk memantau pelaksanaan kesepakatan dan menjamin kepatuhan seluruh pihak.
Sebelumnya, pada Rabu malam, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani secara elektronik ‘Memorandum of Understanding Islamabad’ yang dimaksudkan untuk membuka jalan bagi berakhirnya perang antara Washington dan Teheran.
Berdasarkan ketentuan dalam kesepakatan tersebut, Iran akan segera membuka kembali Selat Hormuz yang memiliki nilai strategis bagi perdagangan global, sementara Amerika Serikat akan mencabut blokade laut terhadap Iran.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang turut menandatangani dokumen tersebut sebagai mediator, menyatakan implementasi kesepakatan telah mulai berlaku.
Sumber: MetroTV















