Home / Artis / Artis Legendaris Slamet Rahardjo dan Widyawati CLBK di Film Cinta Lama Babak Kedua

Artis Legendaris Slamet Rahardjo dan Widyawati CLBK di Film Cinta Lama Babak Kedua

Widyawati dan Slamet Rahardjo dalam screening film CLBK di Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Jakarta, Arena Berita –

Dua aktor legendaris, Slamet Rahardjo dan Widyawati dipertemukan dalam sebuah film bergenre komedi romantis (romcom) berjudul Cinta Lama Babak Kedua, atau yang lebih akrab disebut dengan singkatan CLBK.

Film ini jadi suguhan yang menggali kembali kenangan masa lalu yang belum usai di antara dua karakter utamanya, Abi dan Sita.

Dalam film ini, Slamet Rahardjo berperan sebagai Abi, sementara Widyawati memerankan karakter Sita. Kisah cinta mereka di masa muda yang tidak terselesaikan ternyata dampaknya besar di masa depan.

Widyawati mengaku sangat tertarik dengan premis yang ditawarkan sejak awal bertemu dengan sang sutradara. Menurutnya, tema CLBK sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Menarik. Sangat menarik. Karena ini relate ya, pasti sudah ada beberapa orang yang seperti ini. Meskipun tidak persis seperti ini, tapi pasti ada orang yang mengalami CLBK ini,” ungkap Widyawati di Blok M, Jakarta Selatan.

Meski demikian, Widyawati mengaku secara pribadi ia tidak memiliki pengalaman serupa.

“Kebetulan enggak. Saya enggak ada CLBK soalnya. Yang sudah lewat, lewat aja,” lanjutnya.

Membangun chemistry dengan Slamet Rahardjo diakui Widyawati bukanlah hal yang sulit. Sebagai sesama aktor senior yang sudah sering bekerja sama, hubungan mereka sudah terbangun dengan sangat natural.

“Ya, karena kebetulan juga saya dekat dengan Om Slamet ya. Memang kita sering dan ini bukan yang pertama kali syuting dengan dia. Jadi sudah terbiasa syuting dengan dia,” ujar Widyawati.

Ia menekankan bahwa keberhasilan film sangat bergantung pada kebersamaan seluruh pemain, termasuk para pemeran pendukung seperti Sarah Sechan, Kiki Narendra, hingga Annisa Kaila.

Baca Lagi  Selimut Duka Marshanda, Ayahnya Meninggal Dunia

Tantangan fisik juga sempat dialami para pemain saat melakukan pengambilan gambar di lokasi perbukitan yang cukup terjal. Widyawati menceritakan pengalamannya saat harus melakukan adegan di atas tebing.

“Alhamdulillah enggak ada masalah. Maksudnya susah saya untuk naik, enggak. Tapi ya memang (Om Slamet) dipapah sih ya. Alhamdulillah semua berjalan dengan aman, enggak ada masalah. Cukup tinggi sih itu, lumayan tinggi,” kenang Widyawati.

Film CLBK Disutradarai oleh Ivander Tedjasukmana dan diproduksi oleh MIR Productions. Co-Producer sekaligus pendiri MIR Productions, Vladimir Rama, menjelaskan bahwa judul film ini sengaja dipilih karena keunikannya.

“Hari ini kami melakukan Special Screening sebagai pembuka rangkaian activation untuk promo film CLBK. Harapannya, film ini dapat dikenal luas dan membuat calon penonton penasaran, ‘seperti apa sih ceritanya?’ karena dari judul filmnya sendiri sudah cukup unik,” tutur Rama.

Tantangan berat tim produksi adalah saat harus menyulap kawasan Braga di Bandung menjadi atmosfer era 1970-an demi kebutuhan adegan masa muda Abi dan Sita yang diperankan oleh Yusuf Mahardika dan Gisellma Firmansyah.

“Kami menyulap jalan Braga agar terlihat seperti setting tahun 1970, lengkap dengan segala properti dan ekstras yang berpenampilan dari tahun tersebut. Cukup rumit, tapi sangat puas dengan hasilnya,” tambah Rama lagi.

Film Cinta Lama Babak Kedua dijadwalkan akan tayang serentak di bioskop mulai 2 Juli 2026. MIR Productions optimis film perdana mereka mampu bersaing di tengah maraknya tren film horor yang saat ini mendominasi pasar.

Sumber: kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *