Home / Internasional / Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas Bersyarat usai Jalani Hukuman Penjara

Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas Bersyarat usai Jalani Hukuman Penjara

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra bersama putrinya, Paetongtarn Shinawatra. (Anadolu Agency)

Thailand, Arena Berita –

Mantan (eks) Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, meraih bebas bersyarat dari penjara di Bangkok pada Senin, 11 Mei 2026, setelah diizinkan menyelesaikan sisa empat bulan hukuman penjaranya di luar tahanan.

Media pemerintah Thailand, Thai PBS World, menayangkan momen Thaksin keluar dari Penjara Pusat Klong Prem dan disambut para pendukung serta keluarganya. Putrinya yang juga mantan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, turut hadir dalam penyambutan tersebut.

Ratusan pendukung berkumpul di depan penjara dengan pengamanan ketat. Banyak di antara mereka mengenakan pakaian merah yang identik dengan Partai Pheu Thai. Massa terlihat mengibarkan bendera partai dan meneriakkan dukungan saat Thaksin keluar dari penjara.

Thaksin tampak mengenakan kemeja putih dan celana panjang biru tua. Ia tersenyum sambil memeluk anggota keluarga dan menyapa para pendukung yang telah menunggu sejak pagi.

Sebelum dibebaskan, Thaksin dipasangi gelang pemantau elektronik sebagai salah satu syarat pembebasan bersyarat. Dalam waktu tiga hari setelah bebas, ia juga diwajibkan melapor ke kantor pembinaan narapidana sesuai wilayah tempat tinggalnya untuk menerima ketentuan resmi masa pembebasan bersyarat.

Dilansir dari media Anadolu Agency, Thaksin yang kini berusia 76 tahun pernah menjabat sebagai perdana menteri Thailand selama dua periode setelah memenangkan pemilu pada 2001 dan 2005. Namun, masa jabatan keduanya berakhir setelah kudeta militer pada 2006.

Ia kemudian menjalani pengasingan secara sukarela pada 2008. Setelah kembali ke Thailand pada Agustus 2023, Thaksin langsung ditangkap untuk menjalani hukuman delapan tahun penjara atas tiga kasus yang berkaitan dengan masa pemerintahannya.

Hukuman tersebut kemudian dikurangi menjadi satu tahun setelah permohonan pengampunan kerajaan dikabulkan.

Baca Lagi  Tewas dalam Serangan AS-Israel, Ini Sosok Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Sumber:

MetroTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *