Home / Olahraga / Kembalinya Tour de Bintan pada 2026 Bisa Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Asian Games

Kembalinya Tour de Bintan pada 2026 Bisa Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Asian Games

Chief Operating Officer Bintan Resorts Abdul Wahab (keempat kanan) beserta pemangku kepentingan lainnya dalam konferensi pers Tour De Bintan 2026 di Jakarta, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Muhammad Ramdan

Jakarta, Arena Berita – 

Kembalinya Tour de Bintan pada 2026 memberi peluang bagi pembalap sepeda Indonesia untuk menguji kemampuan sekaligus memburu poin internasional menjelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah ajang tersebut resmi masuk kalender Union Cycliste Internationale (UCI) kategori 1.2 point race.

Ajang yang sempat vakum sejak 2022 itu dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026 di Kepulauan Riau, atau kurang dari satu bulan sebelum Asian Games dimulai pada 19 September hingga 4 Oktober. Dengan status baru tersebut, para pembalap profesional kini dapat mengumpulkan poin ranking dunia melalui Tour de Bintan tanpa harus tampil di luar negeri.

“Kami bekerja sama dengan ICF (Federasi Balap Sepeda Indonesia). Atlet yang ingin mencoba karena ada event internasional setelah Agustus bisa menjajal Tour de Bintan sebagai wadah latihan,” kata Koordinator Utama Event Raja Azmizal Usman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Panitia memastikan atlet nasional, termasuk pembalap pelatnas, mendapat kesempatan luas untuk berpartisipasi dalam ajang yang juga akan diikuti peserta mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia.

“Pasti atlet nasional bisa ikut serta, kami sangat menyambut kalau atlet-atlet Indonesia mau berpartisipasi,” ujar Raja.

Menurut dia, status UCI 1.2 point race menjadi salah satu pembaruan penting dalam penyelenggaraan Tour de Bintan tahun ini.

“Salah satu highlight baru yang diperkenalkan tahun ini adalah UCI 1.2 point race,” katanya.

Selain peningkatan level kompetisi, Tour de Bintan 2026 juga hadir dengan identitas visual baru sebagai bagian dari transformasi penyelenggaraan.

Baca Lagi  Knicks Pertahankan Dominasi Atas Nets Jadi 12 Kemenangan Beruntun

Chief Operating Officer Bintan Resorts Abdul Wahab mengatakan perubahan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru Tour de Bintan setelah beberapa tahun tidak digelar.

“Tahun 2026 menandai transformasi Tour de Bintan,” ujar Abdul Wahab.

Panitia memastikan seluruh aspek penyelenggaraan akan mengikuti standar keselamatan UCI, termasuk penyiapan safety manager dan perangkat medis di lintasan balap.

Tour de Bintan 2026 membidik 700 peserta dan akan mempertandingkan lima kategori, yakni Gran Fondo Classic 150 kilometer, Gran Fondo Century 100 kilometer, Gran Fondo Challenge 70 kilometer, Gran Fondo Discovery 45 kilometer, dan Individual Time Trial (ITT) 17 kilometer.

Sumber:

Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *