Home / Ekonomi / Pelaku Usaha Konveksi Mulai Tahan Beli Bahan Baku, Ini Penyebabnya

Pelaku Usaha Konveksi Mulai Tahan Beli Bahan Baku, Ini Penyebabnya

Foto: Pekerja melipat bendera di usaha konveksi rumahan yang memproduksi bendera umbul-umbul merah putih, topi, hingga kaos di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/8/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, Arena Berita – 

Tekanan biaya produksi mulai dirasakan pelaku industri kecil menengah (IKM) di tengah gejolak global. Kenaikan harga bahan baku memaksa pelaku usaha mengubah strategi agar operasional tetap berjalan.

“Bahan baku plastik itu masih ada, IKM masih bisa mendapatkan,” kata Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nandi Herdiaman kepada CNBC Indonesia di JiExpo Kemayoran, Rabu (15/4/2026).

Namun perubahan paling terasa terjadi pada pola pembelian yang kini jauh lebih hati-hati dibanding sebelumnya.

“Sekarang kami belanja secukupnya saja, tidak seperti dulu yang bisa stok banyak,” katanya.

Lonjakan harga menjadi faktor utama yang mengubah perilaku tersebut. Pelaku usaha harus menyesuaikan arus kas agar tetap bisa bertahan.

“Kenaikan harga plastik sudah 95%, hampir 100%,” ungkapnya.

Meski harga melonjak, aktivitas produksi masih berjalan karena permintaan belum sepenuhnya hilang. Hal ini menjadi penopang utama keberlangsungan usaha.

“Selama market masih ada, kami masih bisa jalan,” tegasnya.

Di tengah kondisi ini, kekhawatiran mulai bergeser dari harga ke risiko yang lebih besar, yakni terganggunya pasokan.

“Yang kami takutkan itu kalau harga naik tapi barangnya tidak ada,” katanya.

Perubahan situasi global membuat pelaku usaha semakin berhati-hati dalam mengelola stok dan distribusi bahan baku. Keseimbangan antara harga dan ketersediaan menjadi faktor kunci agar industri tetap bergerak.

“Yang penting barang tetap tersedia untuk produksi,” pungkasnya.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Lagi  Airlangga Hartarto Sebut Stabilitas Ekonomi Jadikan RI Magnet Investor Global

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *